Gibran Kunjungi SD di Palangka Raya, Ingatkan Selalu Pakai Masker

Kalimantan Tengah

Gibran Kunjungi SD di Palangka Raya, Ingatkan Selalu Pakai Masker

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Kamis, 10 Sep 2026 17:43 WIB
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau kondisi pendidikan di Kota Palangka Raya, Kamis (10/9/2026). (dok Humas Pemprov Kalteng)
Foto: Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau kondisi pendidikan di Kota Palangka Raya, Kamis (10/9/2026). (dok Humas Pemprov Kalteng)
Palangka Raya -

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah. Di tengah kondisi tersebut, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka turun langsung meninjau kondisi pendidikan di Kota Palangka Raya, Kamis (10/9/2026).

Gibran menyambangi SDN 2 Petuk Katimpun untuk melihat secara langsung aktivitas belajar mengajar sekaligus dampak kondisi kualitas udara terhadap siswa dan tenaga pendidik.

Kedatangan Wapres didampingi Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda kerja pemerintah dalam memantau penanganan karhutla serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suasana sekolah pun berubah meriah saat orang nomor dua di Indonesia itu tiba. Para siswa dan guru antusias menyambut kedatangan Gibran yang datang di tengah situasi udara Palangka Raya yang masih terdampak asap.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi pendidikan di tengah bencana kabut asap. Menurutnya, kehadiran Wapres menjadi suntikan semangat bagi para siswa.

"Anak-anak senang sekali bisa melihat langsung Bapak Wakil Presiden. Kami juga berharap kabut asap ini bisa segera berakhir," ujarnya.

Dalam kunjungannya, Gibran juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama kualitas udara belum sepenuhnya membaik. Siswa, guru, dan masyarakat diminta menggunakan masker serta menjaga kondisi tubuh saat beraktivitas di luar ruangan.

"Tadi di dalam kelas Wapres mengingatkan siswa untuk selalu memakai masker selama asap masih ada, kemudian diminta selalu menjaga kondisi tubuh supaya tetap fit," kata dia.

Perhatian tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api. Dampak asap terhadap kesehatan masyarakat dan keberlangsungan pendidikan juga menjadi perhatian pemerintah.

Sekolah Mulai Tatap Muka

Di Palangka Raya, pemerintah daerah sebelumnya sempat menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kondisi kualitas udara. PJJ diberlakukan pada 28, 29 dan 31 Agustus, kemudian kembali diperpanjang pada 1 September, 4 September, serta 7-9 September 2026.

Setelah melakukan evaluasi dan memantau perkembangan kualitas udara berdasarkan data BMKG, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya kembali menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas mulai Kamis (10/9/2026) untuk jenjang PAUD, SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.

"Kebijakan tersebut diberlakukan dengan mempertimbangkan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang berada di bawah angka 200. Meski demikian, kondisi udara masih berada dalam kategori tidak sehat sehingga aspek kesehatan dan keselamatan tetap menjadi prioritas," ujarnya.

Pemerintah memastikan kondisi udara akan terus dipantau. Jika kualitas udara kembali memburuk, kebijakan pembelajaran dapat kembali disesuaikan demi melindungi siswa, guru dan tenaga kependidikan.

Kunjungan Gibran ke SDN 2 Petuk Katimpun pun menjadi penegasan bahwa dampak karhutla harus ditangani secara menyeluruh.

"Selain memastikan api terkendali, pemerintah dituntut menjaga kesehatan masyarakat sekaligus memastikan anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikan di tengah ancaman kabut asap." pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Pesan Wapres Gibran untuk Generasi Muda: Gunakan AI untuk Belajar"
[Gambas:Video 20detik] (bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads