Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengucapkan permohonan maaf kepada warga Kalimantan Selatan atas kabut asap yang terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini disampaikan saat tiba di posko Karhutla Jalan Tegal Arum, Banjarbaru, Kamis (10/9) siang.
"Saya ucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk warga Kalimantan karena kondisi udara belum sepenuhnya pulih," ujar Gibran dalam sambutannya di hadapan Forkopimda Kalsel.
Namun, Gibran memastikan penanganan terhadap Karhutla akan dimaksimalkan dan akan mengupayakan yang terbaik untuk masyarakat Kalsel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kami akan memaksimalkan kami akan mengupayakan yang terbaik sesuai arahan dari Bapak Presiden," tegasnya.
Gibran menegaskan penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan akan ditangani dengan tepat. Gibran ingin anak-anak bisa kembali bersekolah dan beraktivitas seperti biasanya tanpa khawatir dengan kabut asap.
Ia juga meminta agar Kepala Daerah bisa turun setiap waktu ke lapangan untuk memastikan penanganan Karhutla sudah sesuai sehingga titik hotspot bisa teratasi sepenuhnya.
"Untuk kepala daerah harus selalu hadir di lapangan pastikan titik titik baru hospot benar-benar bisa teratasi sehingga nanti ke depan ini semuanya bisa terkendali," pungkasnya.
Pantauan detikKalimantan di lapangan, Gibran tiba di Kalsel sekitar pukul 15.05 Wita dan langsung menuju posko Karhutla di Jalan Tegal Arum, Kota Banjarbaru. Di sana, Gibran langsung mendengarkan pemaparan dari BPBD Kalsel untuk kondisi terkini.
Gibran tiba di Kalsel dan berencana akan mengunjungi sejumlah wilayah, diantaranya lokasi kebakaran di Banjarbaru, Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 yang sempat ada titik api di depannya, dan Rumah Sakit Idaman Banjarbaru.
