Dejan/Apriyani Tumbang di Semifinal Indonesia Masters

Dejan/Apriyani Tumbang di Semifinal Indonesia Masters

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Minggu, 06 Sep 2026 05:31 WIB
Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu terhenti di semifinal Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026
Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu terhenti di semifinal Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026/Foto: Istimewa (dok PBSI)
Pontianak -

Langkah Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu terhenti di semifinal Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Ganda campuran Indonesia itu takluk dua gim langsung dari wakil China, Ma Xi Xiang/Qin Hui Zhi.

Bertanding di Pontianak, Sabtu (5/9/2026), Dejan/Apriyani kalah dengan skor 16-21, 13-21. Dejan mengakui permainan mereka tak berjalan sesuai harapan. Kondisi turut memengaruhi performa pasangan tersebut hingga membuat fokus mereka beberapa kali buyar.

"Hasilnya tidak sesuai dengan keinginan kami, harapan kami, tapi kami sudah mencoba sebisa kami, semaksimal mungkin. Di permainan juga tidak maksimal, tidak keluar karena mungkin kondisi juga mempengaruhi," kata Dejan usai pertandingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bukan sebuah alasan, tapi akhirnya fokusnya hilang-hilang," sambungnya.

Meski gagal melaju ke final, Dejan menilai kiprah mereka di turnamen ini memberikan modal penting. Ia melihat ada perkembangan signifikan sejak debut mereka di Taipei.

"Ini modal awal yang baik untuk kami kalau kita bandingkan dengan Taipei kemarin saat debut pertama kali. Di sini sangat improve dari persiapan, latihan, cara main serta fight di lapangan pertandingan juga," ujar Dejan.

"Jadi saya sangat senang dengan hasil-hasil yang kami dapat. Kami banyak banget dapat pelajaran, evaluasi juga yang bisa kami perbaiki," imbuhnya.

Dejan juga memberikan pujian khusus kepada Apriyani. Menurutnya, pengalaman dan prestasi yang telah diraih Apriyani tak membuatnya berhenti belajar dan berkembang.

"Kak Apri adalah sosok yang amat patut dicontoh. Daya juang dan semangatnya di lapangan sangat luar biasa dan jiwa belajarnya, jiwa ingin tahunya itu besar banget," ungkap Dejan.

"Dengan kedewasaannya, Kak Apri yang punya titel tapi masih mau belajar, masih mau improve," lanjutnya.

Sementara itu, Apriyani mengakui kondisi fisiknya memang tidak berada dalam kondisi terbaik. Namun, ia mengapresiasi perjuangan Dejan yang tetap berusaha maksimal sejak pertandingan sebelumnya.

"Kondisi saya memang sudah tidak maksimal, tapi saya terima kasih untuk Dejan yang selalu mengupayakan yang terbaik di lapangan. Mati-matian sejak kemarin sampai hari ini," kata Apriyani.

Apriyani berharap pengalaman dari Indonesia Masters 2026 bisa menjadi bekal bagi mereka untuk tampil lebih baik di turnamen berikutnya. "Sekiranya ini bisa menjadi modal untuk kami terus belajar supaya untuk lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya," tuturnya.



(sun/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads