Kabut Tebal, Speedboat Berpenumpang 59 Orang Sempat Kandas di Malinau

Kalimantan Utara

Kabut Tebal, Speedboat Berpenumpang 59 Orang Sempat Kandas di Malinau

Oktavian Balang - detikKalimantan
Rabu, 02 Sep 2026 09:47 WIB
Suasana Pelabuhan Malinau saat menerima kedatangan 59 penumpang speedboat Malinau Express 89 yang sempat kandas berjam-jam di atas sungai (dok Dishub Nunukan)
Foto: Suasana Pelabuhan Malinau saat menerima kedatangan 59 penumpang speedboat Malinau Express 89 yang sempat kandas berjam-jam di atas sungai (dok Dishub Malinau)
Malinau -

Speedboat Malinau Express 89 yang mengangkut puluhan penumpang rute Tarakan-Malinau dilaporkan mengalami insiden kandas di perairan Desa Kelapis, Kabupaten Malinau. Insiden pelayaran ini dipicu oleh kabut tebal yang membuat jarak pandang motoris kapal menjadi sangat terbatas.

Kejadian ini mulanya mencuat dan menjadi sorotan di media sosial pada Selasa (2/9). Akun informasi lokal @malinauku membagikan cuitan darurat dari warga yang meminta bantuan evakuasi segera.

Unggahan yang viral tersebut menampilkan tangkapan layar pesan WhatsApp dari salah seorang penumpang berinisial S. Dalam pesannya, penumpang melaporkan kepanikan karena kapal terjebak dan belum kunjung mendapat pertolongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Speed boat ekspress 89 kandas tersangkut di pinggir sungai. Butuh bantuan. Semua sudah dihubungi namun bantuan belum datang sampai sekarang, speed boat sudah tersangkut dan nggak bisa jalan," tulis penumpang tersebut.

Merespons kehebohan publik tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malinau, Aji Widodo, angkat bicara membenarkan adanya insiden keterlambatan armada akibat kapal yang kandas. Aji menjelaskan, berdasarkan laporan resmi yang ia terima, insiden tersebut terjadi di sekitar wilayah perairan Seputuk pada pukul 20.00 Wita.

"Saat itu kapal sedang dalam perjalanan malam hari menuju Kabupaten Malinau. Berdasarkan keterangan dari motoris Speedboat Malinau Express 89, Mulyadi, cuaca malam itu memang menjadi kendala krusial. Dimana kabut tebal turun menutupi perairan sehingga mengakibatkan jarak pandang sangat terbatas," terang Aji dalam keterangan resminya. Rabu (2/9).

Selain itu, kondisi cuaca yang memburuk tersebut memaksa motoris mengambil keputusan cepat dengan melakukan penyesuaian arah pelayaran. Nahas, haluan speedboat justru melebar terlalu jauh ke sisi kanan dari jalur pelayaran utama.

"Akibat pergeseran haluan tersebut, kapal keluar dari jalur aman dan berujung kandas atau tersangkut keras di area pinggiran sungai kawasan Seputuk," jelasnya.

Setelah menyadari lambung kapal tersangkut dan tidak bisa bergerak, motoris Mulyadi langsung melakukan komunikasi dengan pihak pengelola/bos speedboat. Koordinasi cepat juga langsung disambungkan kepada Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) serta instansi terkait untuk meminta panduan penanganan.

"Dalam proses penanganan darurat di lapangan, keselamatan seluruh penumpang menjadi fokus dan prioritas utama petugas. Kapal tersebut diketahui membawa total 59 orang penumpang, yang terdiri dari 58 penumpang dewasa dan 1 orang anak-anak," rincinya.

Beruntung, setelah dilakukan berbagai upaya penanganan mandiri dan panduan selama kurang lebih dua jam, Speedboat Malinau Express 89 akhirnya berhasil lolos dari pinggir sungai.

"Kapal kembali melaju dan tiba dengan selamat di Pelabuhan Malinau pada pukul 22.00 Wita," pungkas Aji.



(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads