Round-up

Samarinda Darurat Kekeringan: Bendungan Susut-Ancaman Gagal Panen

Tim detikKalimantan - detikKalimantan
Minggu, 30 Agu 2026 18:45 WIB
Bendungan Lempake mulai surut. Foto: Riani Rahayu/detikKalimantan
Samarinda -

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), resmi menetapkan status tanggap darurat kekeringan selama 14 hari. Status tersebut berlaku sejak 25 Agustus hingga 7 September 2026.

Penetapan ini menyusul kemarau panjang yang memicu krisis air bersih hingga berbagai masalah seperti ancaman gagal panen, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Wali Kota Samarinda Andi Harun menyebutkan bahwa saat ini, kondisi kekeringan di Samarinda dinilai telah melewati fase normal dan waspada.

"Kita di Kota Samarinda khususnya, telah menetapkan situasi darurat kekeringan selama 14 hari. Nanti 14 hari ke depan kita akan evaluasi lagi," ujar Andi Harun kepada detikKalimantan, Sabtu (29/8/2026).

"Jadi ada empat level, normal, waspada, siaga dan kritis. Sekarang kita sudah melewati normal, waspada menuju siaga, bahkan sudah masuk fase siaga," katanya.

Menyusutnya Bendungan Lempake

Salah satu dampak nyata dari kekeringan ini sangat dirasakan pada ketersediaan air bersih. Beberapa intake Perumdam Tirta Kencana mulai terdampak oleh kondisi Sungai Mahakam yang kadar kloridanya meningkat akibat pasangnya air laut, bahkan sempat melampaui ambang batas 250 PPM.

"Yang sudah terdampak itu intake kita yang berada di daerah Palaran dan sekitarnya, Pulau Atas, Bukuan, Bantuas," ungkap Andi Harun.

"Kalau sudah melewati batas 250 PPM kita harus stop. Karena ini menyangkut tentang kesehatan air bersih kita," jelasnya.

"Biasanya kalau surut, itu PPM turun lagi. Jadi bersyukurnya kita enggak ada off 24 jam. Biasanya di sore hari saat sudah mulai surut, PPM juga ikut surut," tuturnya.

Di tempat terpisah, pasokan air baku dari Bendungan Lempake juga terus menyusut. Muka air bendungan terpantau turun menjadi 7,10 meter dari ketinggian normal 7,20 meter. Jika hujan tak kunjung turun, pasokan air diprediksi hanya mampu bertahan hingga akhir bulan depan.



Simak Video "Video: Bendung Karet Pati Mengering, Bau Bangkai Ribuan Ikan Resahkan Warga"


(bai/bai)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork