Pebulutangkis dari pasangan ganda putra Indonesia, Taufik Aderya/Alexius Ongkytama Subagio menang atas wakil Malaysia, Sin Hong Ho/Jack Jin Zhe Huong. Taufik/Alexius mengalahkan lawan dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-10 pada babak 64 besar (R-64) di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (25/8) malam.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Taufik/Alexius untuk melangkah ke babak berikutnya. Meski unggul di atas kertas, Alexius menegaskan mereka tidak ingin meremehkan lawan.
"Pertama kami mengucapkan syukur, Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera dan halangan apa pun. Di gim pertama kami masih adaptasi lagi untuk lapangannya," kata Alexius.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengakui pasangan Malaysia berada di bawah mereka secara peringkat, tetapi kondisi tersebut tidak membuat Taufik/Alexius bermain sembrono.
"Lawan sendiri di bawah kami, tetapi kami tidak mau meremehkan. Karena baru pertandingan kedua, kami mau membangun chemistry lagi dan ingin lebih enjoy lagi di lapangan," ujarnya.
Bidik Juara di Pontianak
Taufik langsung memasang target tinggi. Dia ingin perjalanan mereka di Polytron Pontianak International Challenge 2026 berakhir dengan gelar juara.
"Untuk target pastinya mau juara," tegas Taufik.
Ambisi tersebut bahkan berlanjut ke turnamen berikutnya. Setelah Polytron Pontianak International Challenge, Pontianak akan kembali menjadi panggung turnamen internasional melalui Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100.
"Kalau bisa pekan depan di Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100 kami juga mau juara," sambungnya.
Taufik menilai komunikasi dan chemistry bersama Alexius mulai semakin padu. Namun, keduanya masih membutuhkan jam terbang lebih banyak sebagai pasangan.
"Untuk kecocokan dengan pasangan sudah mulai klop, tinggal jam terbang di lapangan dan jangan meremehkan lawan saja," kata Taufik.
Untuk menghadapi pertandingan berikutnya, Taufik memilih fokus pada pemulihan. Dia bahkan punya cara sederhana untuk menjaga kondisi tubuh dan pikiran, yakni mengurangi penggunaan ponsel.
"Besok jaga istirahat dan mengurangi screen time, ponselnya dikurangi," ujarnya.
