12 Selawat Nabi untuk Memperingati Maulid Nabi

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Jumat, 21 Agu 2026 23:00 WIB
Foto: Gemini AI Ilustrasi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Balikpapan -

Maulid Nabi Muhammad SAW adalah salah satu momen yang biasa diisi umat Islam dengan mengenang kelahiran Rasulullah sekaligus memperbanyak ibadah dan membaca selawat. Banyak selawat yang bisa dibaca.

Sebagian selawat merupakan lafaz yang bersumber dari hadis, seperti Selawat Ibrahimiyah yang dibaca dalam tasyahud. Sementara itu, banyak selawat lain disusun para ulama, di antaranya Selawat Nariyah, Munjiyat, Fatih, Tibbil Qulub, dan Selawat Badar.

Berikut ini detikKalimantan menyajikan 12 selawat yang dapat dibaca dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, seperti yang dilansir NU Online.

Selawat Nabi:

1. Selawat Al-Fatih

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، وَ النَّاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ، وَالْهَادِيْ إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ وَعَلٰى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ

Allāhumma shalli wa sallim wa bārik 'alā sayyidinā Muhammadinil Fātihi limā ughliqa, wal khātimi limā sabaqa, wan nāshiril haqqā bil haqqi, wal hādī ilā shirātin mustaqīm. Shallallāhu 'alayhi, wa 'alā ālihī, wa ashhābihī haqqa qadrihī wa miqdārihil 'azhīm.

Artinya:

"Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, pembela yang hak dengan yang hak, dan petunjuk kepada jalan yang lurus. Semoga Allah melimpahkan shalawat kepadanya, keluarga, dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung.""

2. Selawat Nariyah atau Tafjiriyah

اللَّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِيْ تُنْحَلُ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِيْمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Allāhumma shalli shalātan kāmilatan wa sallim salāman tāmmān 'alā sayyidinā Muhammadinil-ladzī tanhallu bihil-'uqadu wa tanfariju bihil-kurabu wa tuqdā bihil-hawāiju wa tunālu bihir-raghā'ibu wa husnul-khawātimi wa yustasqal-ghamāmu biwajhihil-karīmi wa 'alā ālihi wa shahbihi fī kulli lamhatin wa nafasin bi'adadi kulli ma'lūmilak.

Artinya:

"Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan perantaraannya segala ikatan menjadi terurai, segala kesulitan menjadi sirna, segala kebutuhan terpenuhi, segala keinginan tercapai, dan diperoleh akhir kehidupan yang baik. Dengan wajahnya yang mulia pula hujan dimohonkan turun. Limpahkanlah shalawat dan salam kepada keluarga serta para sahabatnya dalam setiap kedipan mata dan hembusan napas sebanyak bilangan segala sesuatu yang Engkau ketahui."

3. Selawat Munjiyat

اللَهُمَّ صَلِّ عَلٰي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةٌ تُنْجيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الأهَوَالِ وَالأَفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلٰى الدَرَجَاتِ وَتُبَلّغُنَا بِهَا أَقْصٰى الغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الخَيْرَاتِ فِيْ الحَيَاةِ وَبَعْدَ المَمَاتِ بِرَحْمَتِكَ ياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allāhumma shalli 'alā sayyidinā Muhammadin shalātan tunjīnā bihā min jamī'il-ahwāli wal-āfāti wa taqdī lanā bihā min jamī'il-hājāti wa tuthahhirunā bihā min jamī'is-sayyi'āti wa tarfa'unā bihā 'indaka a'lad-darajāti wa tuballighunā bihā aqshal-ghāyāti min jamī'il-khairāti fil-hayāti wa ba'dal-mamāti birahmatika yā arhamar-rāhimīn.

Artinya:

"Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, dengan shalawat yang menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan bencana, memenuhi segala kebutuhan kami, menyucikan kami dari segala keburukan, mengangkat kami ke derajat yang paling tinggi di sisi-Mu, dan menyampaikan kami kepada tujuan tertinggi dari seluruh kebaikan dalam kehidupan dan setelah kematian, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.



Simak Video "Menjelajahi Keindahan Alam di Labuan Cermin dan Menikmati Panorama di Berau "


(sun/bai)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork