Data 50 Ruko Pasar Sungai Duri yang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 70 Miliar

Kalimantan Barat

Data 50 Ruko Pasar Sungai Duri yang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 70 Miliar

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Jumat, 21 Agu 2026 11:30 WIB
Kebakaran di Pasar Duri Bengkayang
Kebakaran di Pasar Sungai Duri Bengkayang. Foto: Dok. Istimewa
Bengkayang -

Kebakaran hebat di Pasar Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, menghanguskan 50 unit ruko. Kerugian akibat kebakaran tersebut sementara ditaksir mencapai Rp 70 miliar.

Puluhan bangunan yang terbakar diketahui digunakan untuk berbagai aktivitas usaha. Mulai dari toko sembako, elektronik, bangunan, emas, apotek, bengkel, toko pakaian, perabotan rumah tangga hingga warung kopi.

Berdasarkan pendataan kepolisian, sejumlah pemilik bahkan kehilangan lebih dari satu bangunan. Ada pemilik yang ruko atau bangunannya terbakar sebanyak dua hingga empat unit. Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengatakan nilai kerugian tersebut masih berupa estimasi sementara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kerugian materiil sementara diperkirakan kurang lebih Rp 70 miliar," kata Syahirul, Jumat (21/8/2026).

Kerugian tidak hanya berasal dari bangunan. Berbagai barang dagangan dan aset usaha di dalam ruko ikut dilalap api. Di antaranya stok sembako, barang elektronik, peralatan usaha, barang berharga hingga persediaan dagangan lainnya.

Polisi masih melakukan pendataan terhadap seluruh bangunan dan aset yang terbakar. Nilai kerugian juga masih dapat berubah setelah proses inventarisasi dan penghitungan selesai.

Kebakaran Pasar Sungai Duri terjadi pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.10 WIB, Jumat (21/8). Besarnya kobaran api membuat 33 unit mobil pemadam kebakaran dari sejumlah wilayah dikerahkan.

"77 personel TNI-Polri juga terlibat dalam pemadaman dan pengamanan lokasi," jelasnya.

Lokasi telah dipasangi garis polisi. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan polisi akan melakukan olah TKP untuk memastikan sumber api serta faktor yang menyebabkan kobaran cepat meluas.



(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads