Update Kebakaran Pasar Sungai Duri Bengkayang: 50 Ruko-39 KK Terdampak

Kalimantan Barat

Update Kebakaran Pasar Sungai Duri Bengkayang: 50 Ruko-39 KK Terdampak

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Jumat, 21 Agu 2026 10:45 WIB
Kebakaran di Pasar Duri Bengkayang
Kebakaran di Pasar Sungai Duri Bengkayang. Foto: Dok. Istimewa
Bengkayang -

Kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Sungai Duri, Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar) masih diselidiki pihak terkait. Sebanyak 50 pintu ruko terdampak dan 39 kepala keluarga (KK) menjadi korban terdampak.

Data tersebut berdasarkan pendataan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkayang usai kebakaran yang terjadi sejak Kamis (20/8/2026) petang.

Kepala BPBD Bengkayang Dwi Bherta mengatakan pendataan masih berlangsung sehingga jumlah bangunan maupun warga terdampak masih dapat berubah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jumlah KK terdampak kebakaran sebanyak 39 KK, sedangkan jumlah ruko terdampak 50 pintu," kata Dwi saat dihubungi, Jumat (21/8/2026).

Dwi mengatakan penyebab kebakaran dan total kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam proses penghitungan. Kondisi Pasar Sungai Duri pada Jumat pagi mulai berangsur kondusif. Namun, sejumlah titik bekas kebakaran masih mengeluarkan asap. Warga setempat, Suci, mengatakan kobaran api telah berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku sejak Kamis malam.

"Pagi ini apinya sudah padam. Tapi beberapa lokasi masih terlihat berasap," kata Suci, Jumat pagi.

Petugas masih melakukan pemantauan dan pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Kebakaran sebelumnya membuat akses jalan utama Pontianak-Singkawang lumpuh total. Jalur tersebut ditutup karena lokasi kebakaran berada tepat di kawasan pasar dan api sempat menyeberang ke bangunan di sisi berlawanan jalan.

Pada Jumat pagi, akses lalu lintas sudah kembali dibuka. Namun, arus kendaraan masih bergerak perlahan karena banyak warga mendatangi lokasi untuk melihat kondisi pascakebakaran.

"Jalan sudah normal lagi, walaupun masih merayap," ujar Suci.

Sejumlah personel kepolisian masih berjaga di sekitar lokasi. Polisi mengatur arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi gangguan keamanan di kawasan pasar.

Puing-puing bangunan yang hangus terbakar masih terlihat di beberapa titik. Warga juga berdatangan menyaksikan kondisi kawasan pasar yang terdampak kebakaran. Hingga Jumat pagi, petugas gabungan masih melakukan pemantauan untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam dan tidak terjadi kebakaran susulan.



(des/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads