Remaja di Mempawah Tewas Jatuh Saat Pasang Bendera 17 Agustus

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Senin, 17 Agu 2026 14:05 WIB
Foto: Remaja di Mempawah terjatuh dari pikap saat pemasangan bendera merah putih sambut hari kemerdekaan. (dok Istimewa)
Mempawah -

Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Sepang, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, berubah menjadi duka. Perianto, remaja yang dikenal aktif membantu kegiatan warga, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat ikut memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul.

Perianto mengalami kecelakaan pada Minggu (16/8/2026). Saat itu, dia bersama sejumlah warga tengah bergotong royong menghias jalan desa menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Ketua panitia kegiatan kemerdekaan di Desa Takong, Desta, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, Perianto sebenarnya merupakan warga desa tetangga. Namun, dia dikenal aktif membantu setiap kegiatan masyarakat di Desa Sepang.

"Perianto ini warga desa sebelah, tapi setiap ada kegiatan di Desa Sepang dia selalu aktif membantu, meskipun tanpa disuruh," kata Desta, Senin (17/8/).

Saat rombongan warga bergerak memasang bendera dan umbul-umbul, Perianto disebut berlari mengejar rombongan dan kemudian ikut bergabung.

"Dia berlari mengejar rombongan kami dan ikut memasang sejumlah bendera dan umbul-umbul," ujarnya.

Remaja di Mempawah terjatuh dari pikap saat pemasangan bendera merah putih sambut hari kemerdekaan. (dok Istimewa) Foto: Remaja di Mempawah terjatuh dari pikap saat pemasangan bendera merah putih sambut hari kemerdekaan. (dok Istimewa)

Nahas terjadi ketika rombongan sampai di persimpangan menuju pasar desa. Saat itu, Perianto berada di kendaraan yang membawa sejumlah bendera dan umbul-umbul. Salah satu bendera yang dibawa disebut terlepas. Perianto berusaha mengejarnya hingga akhirnya terjatuh dari mobil pikap tersebut.

"Sesampainya di persimpangan arah pasar, tiba-tiba korban terjatuh dan mengalami luka di kepala," ungkap Desta.

Warga yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan dan membawa Perianto ke rumah sakit terdekat. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Menjalin, Kabupaten Landak. Namun, kondisi Perianto memburuk akibat cedera serius pada bagian kepala.

Pihak rumah sakit kemudian merujuknya ke RS Antonius Pontianak untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Perianto menjalani penanganan intensif di rumah sakit. Dokter bahkan melakukan operasi untuk menangani cedera pada bagian kepalanya.



Simak Video "Video: Momen Pengibaran Sang Merah Putih saat HUT ke-81 RI"


(bai/bai)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork