Hari Pramuka akan kembali diperingati pada 14 Agustus 2026. Tahun ini menjadi peringatan Hari Pramuka ke-65 yang menandai 65 tahun sejak Gerakan Pramuka dikenalkan secara resmi kepada masyarakat Indonesia pada 14 Agustus 1961.
Untuk penyelenggaraan kegiatan dan upacara Hari Pramuka 2026, pedoman pelaksanaannya bisa diacu pada Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 178 Tahun 1979 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Upacara di dalam Gerakan Pramuka. Di keputusan itu juga diatur berbagai jenis upacara di lingkungan Gerakan Pramuka, termasuk upacara umum, upacara pada satuan Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega.
Tema Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah menetapkan tema peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026, yaitu:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045"
Tema di atas menggambarkan arah Gerakan Pramuka yang mendorong keterlibatan anggotanya dalam persoalan strategis bangsa. Salah satunya adalah ketahanan dan kedaulatan pangan.
Dikutip dari Kwartir Nasional, frasa Memantapkan Langkah Organisasi mencerminkan upaya untuk terus melakukan pembaruan dan transformasi sehingga Gerakan Pramuka dapat berkembang menjadi organisasi yang modern, profesional, dan tertata. Sementara itu, dukungan terhadap swasembada pangan adalah bentuk pengabdian Pramuka kepada masyarakat, khususnya dalam mendorong ketahanan pangan nasional.
Bagian Menuju Indonesia Emas 2045 juga menegaskan kembali posisi Gerakan Pramuka sebagai salah satu wadah pembinaan generasi muda yang diharapkan dapat menyiapkan calon pemimpin bangsa.
Logo Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026
Tema dan Logo Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 Foto: Dok. Kwarnas Gerakan Pramuka |
Kwarnas juga telah meluncurkan logo resmi Hari Pramuka ke-65 pada 17 April 2026. Terdapat angka 65 sebagai elemen utama dengan bentuk garis melengkung yang menyerupai aliran air dan kepak sayap. Menurut Kwarnas, bentuk tersebut menggambarkan fleksibilitas, dinamika, serta semangat progresif Gerakan Pramuka untuk terus berkembang mengikuti perubahan zaman.
Logo tersebut juga tetap mempertahankan unsur identitas kepramukaan, ada tunas kelapa dan lingkaran kepramukaan dunia. Tunas kelapa merupakan simbol khas Gerakan Pramuka, sedangkan lingkaran kepramukaan dunia menunjukkan keterhubungan Gerakan Pramuka Indonesia dengan kepanduan internasional.
Penggunaan warna merah dan putih merepresentasikan keberanian, kesucian, dan identitas bangsa Indonesia. Warna emas menggambarkan kejayaan, kemuliaan, serta optimisme menuju Indonesia Emas 2045. Sementara warna hijau merepresentasikan kesegaran, pembaruan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Penggunaan logo Hari Pramuka ke-65 dapat digunakan di spanduk, backdrop, poster, undangan, sertifikat, maupun materi publikasi kegiatan lain. Penggunaan identitas visual sebaiknya mengikuti ketentuan logo yang telah dirilis Kwartir Nasional supaya materi peringatan tetap konsisten dengan identitas resmi Hari Pramuka 2026.
Susunan Upacara Hari Pramuka 2026
Susunan upacara Hari Pramuka 2026 dapat mengacu pada SK Kwarnas Nomor 178 Tahun 1979, termasuk upacara Hari Pramuka. Di sana dijelaskan bahwa upacara merupakan rangkaian tindakan yang disusun secara teratur dan dilaksanakan dengan khidmat. Secara umum, urutannya adalah:
- Pertama-tama, pemimpin Upacara menyiapkan pasukan peserta, seluruh peserta upacara disiapkan dan diatur sesuai formasi yang telah ditentukan
- Pembina Upacara menempatkan diri. Setelah pasukan siap, Pembina Upacara menuju dan menempati tempat yang telah ditentukan
- Pemimpin Upacara memimpin penghormatan seluruh pasukan kepada Pembina Upacara
- Pemimpin Upacara menyampaikan laporan kepada Pembina Upacara bahwa pasukan telah siap dan upacara dapat dimulai
- Pengibaran Sang Merah Putih, petugas pengibar bendera maju menuju tiang bendera untuk menyiapkan Sang Merah Putih. Setelah bendera siap, Pemimpin Upacara memberikan aba-aba penghormatan kepada Sang Merah Putih. Seluruh peserta memberikan penghormatan selama bendera dikibarkan hingga mencapai puncak tiang. Pengibaran dapat diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya
- Setelah Sang Merah Putih berkibar sempurna, Pemimpin Upacara memberikan aba-aba untuk mengakhiri penghormatan. Petugas bendera kemudian menyelesaikan tugasnya dan kembali ke tempat semula
- Pembina Upacara memimpin peserta untuk mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan pejuang bangsa. Rangkaian kemudian dapat dilanjutkan dengan doa sesuai ketentuan dan kebutuhan penyelenggara
- Pembacaan Pancasila
- Pembacaan naskah kepramukaan
- Pembina Upacara menyampaikan amanat kepada seluruh peserta. Untuk peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026, amanat dapat dikaitkan dengan tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045"
- Setelah amanat selesai, Pemimpin Upacara kembali menyampaikan laporan kepada Pembina Upacara bahwa seluruh rangkaian upacara telah dilaksanakan
- Pasukan kembali memberikan penghormatan kepada Pembina Upacara sebagai bagian dari penutupan upacara
- Setelah penghormatan selesai, Pembina Upacara meninggalkan tempat upacara sesuai tata urutan yang berlaku
- Pemimpin Upacara kemudian membubarkan pasukan peserta dan mengakhiri seluruh rangkaian upacara Hari Pramuka
- Tiap kwartir, gugus depan, maupun organisasi Pramuka bisa menyesuaikan rangkaian kegiatan dengan kondisi dan jenis satuannya.
Baca juga: Sejarah di Balik Hari Pramuka 14 Agustus |
Demikian panduan perayaan Hari Pramuka 2026, semoga dapat diterapkan di satuan gugus detikers. Selamat memperingati Hari Pramuka!

