Tjilik Riwut dan Pesan Semangat Isen Mulang

Bayu Ardi Isnanto - detikKalimantan
Jumat, 31 Jul 2026 09:00 WIB
Foto: Logo Pemprov Kalteng - Isen Mulang (dok Istimewa)
Palangka Raya -

Bagi orang Dayak, terutama di Kalimantan Tengah (Kalteng), 'isen mulang' bukan sekadar slogan. Pesan dalam bahasa Dayak Ngaju ini sudah mengakar dan menjadi pedoman hidup untuk pantang menyerah.

Dalam berbagai kesempatan bersejarah, pahlawan nasional asal Kalimantan Tjilik Riwut sering kali menggaungkan pesan tersebut kepada masyarakat luas. Untuk mengenal sosok Tjilik Riwut dengan berbagai petuah hidupnya, simak artikel ini.

Profil Singkat Tjilik Riwut

Foto: Tjilik Riwut (Dok. MMC Provinsi Kalteng)

Sosok Tjilik Riwut sendiri tidak bisa dipisahkan dari sejarah panjang lahirnya Provinsi Kalimantan Tengah dan pembangunan Kota Palangka Raya. Dia adalah seorang tokoh Dayak Ngaju kelahiran Kasongan pada tanggal 2 Februari 1918 yang tumbuh dalam lingkungan beradat istiadat kental.

Pendidikan dasarnya ditempuh di Sekolah Rakyat Kasongan sebelum akhirnya dia dibawa ke Pulau Jawa untuk melanjutkan studi. Setelah menyelesaikan pendidikannya pada tahun 1933, dia sempat aktif di bidang jurnalistik sebagai Pemimpin Redaksi Majalah Soeara Pakat pada periode 1940 hingga 1941.

Peran penting Tjilik Riwut dalam sejarah Indonesia semakin terlihat saat dia memimpin ekspedisi ke pedalaman Kalimantan Tengah pasca Proklamasi Kemerdekaan. Dia berhasil menyatukan dan memperoleh dukungan dari berbagai suku Dayak agar tetap setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Puncak karier pemerintahannya tercapai ketika dia secara resmi diangkat menjadi Gubernur Kalimantan Tengah yang pertama pada tanggal 30 Juni 1958. Berkat dedikasi panjangnya membangun ibu kota baru dari tengah hutan belantara, dia mendapat julukan kehormatan sebagai Bapak Pelopor Pembangunan Kota Palangka Raya.

Pada tahun 1998, Presiden BJ Habibie secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Tjilik Riwut atas pengabdian dan jasa-jasanya bagi bangsa Indonesia. Namanya kini abadi dikenang oleh masyarakat luas, bahkan turut diabadikan menjadi nama bandar udara utama yang beroperasi di Provinsi Kalimantan Tengah.




(bai/bai)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork