Sebanyak 50 siswa SD 001 Filial Kampung Birang belajar dengan sekolah yang atap dan dindingnya terbuat dari terpal. Video aktivitas para murid itu pun viral di media sosial.
Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) mengaku bahwa ada kendala dalam pembangunan sekolah di lokasi tersebut. Pembangunan belum bisa dilakukan karena terkendala status lahan.
Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan SD 001 Filial yang ada di Kecamatan Gunung Tabur itu merupakan sekolah yang dibentuk untuk melayani anak-anak yang mengalami kendala akses pendidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara kedinasan kami tidak bisa membangun karena status lahannya," ujarnya kepada awak media, Jumat (24/7/2026).
Mardiatul menambahkan, Disdik Berau tetap berkomitmen membangun fasilitas pendidikan di lokasi tersebut apabila persoalan status lahan telah selesai. Pembangunan sekolah akan segera diusulkan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
"Kami komitmen untuk pendidikan. Jika status lahan selesai, kami akan segera bangun," kata dia.
Disdik pun telah menggelar rapat bersama masyarakat dan ketua RT untuk membahas solusi atas kondisi sekolah yang belakangan menjadi sorotan. Hasil rapat tersebut menyepakati seluruh siswa akan dipindahkan ke sekolah induk di Kampung Birang.
SD Filial Berau yang viral karena siswa belajar di bawah terpal. (Dok. Istimewa) |
"Ada 50 murid yang belajar di sini," katanya.
"Rencana akan dipindah," imbuh Mardiatul.
Disdik juga akan berkoordinasi dengan Pemkab Berau untuk menyiapkan transportasi bagi para siswa agar tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar.
"Kami upayakan ada bus antar jemput," tegasnya.
Selain menyediakan transportasi, Disdik juga menyiapkan skema pembelajaran yang dapat dilakukan secara tatap muka maupun belajar dari rumah apabila diperlukan. Di sisi lain, masyarakat melalui ketua RT mengusulkan pembangunan sekolah dilakukan secara swadaya.
Meski demikian, Mardiatul menegaskan pihaknya tetap mendukung upaya masyarakat. Bahkan, secara pribadi ia mengaku siap membantu untuk meringankan beban warga apabila pembangunan dilakukan secara swadaya.
"Secara pribadi kami mendukung saja bahkan siap membantu secara pribadi untuk meringankan beban masyarakat," katanya.

