Viral SD di Berau Pakai Terpal, Disdik: Pembangunan Terkendala Status Lahan

Kalimantan Timur

Viral SD di Berau Pakai Terpal, Disdik: Pembangunan Terkendala Status Lahan

Riani Rahayu - detikKalimantan
Jumat, 24 Jul 2026 16:31 WIB
SD Filial Berau yang viral karena siswa belajar di bawah terpal.
Foto: SD Filial Berau yang viral karena siswa belajar di bawah terpal (Dok. Istimewa)
Berau -

Viral di media sosial aktivitas belajar siswa SD 001 Filial Kampung Birang yang beratapkan terpal sebagai tempat belajar mendapat respons dari Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Kalimantan Timur (Kaltim). Pembangunan sekolah di lokasi tersebut diakui belum bisa dilakukan karena terkendala status lahan.

Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan SD 001 Filial yang ada di Kecamatan Gunung Tabur itu merupakan sekolah yang dibentuk untuk melayani anak-anak yang mengalami kendala akses pendidikan. Namun, sekolah tersebut direncanakan dipindahkan ke sekolah induknya di Kampung Birang.

"Rencana akan dipindah," ujarnya kepada awak media, Jumat (24/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mardiatul menjelaskan, saat ini terdapat puluhan siswa yang masih belajar di SD filial tersebut. Disdik pun telah menggelar rapat bersama masyarakat dan ketua RT untuk membahas solusi atas kondisi sekolah yang belakangan menjadi sorotan.

"Ada 50 murid yang belajar di sini," katanya.

Hasil rapat tersebut menyepakati seluruh siswa akan dipindahkan ke sekolah induk di Kampung Birang. Disdik juga akan berkoordinasi dengan Pemkab Berau untuk menyiapkan transportasi bagi para siswa agar tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar.

"Kami upayakan ada bus antar jemput," tegasnya.

Selain menyediakan transportasi, Disdik juga menyiapkan skema pembelajaran yang dapat dilakukan secara tatap muka maupun belajar dari rumah apabila diperlukan. Di sisi lain, masyarakat melalui ketua RT mengusulkan pembangunan sekolah dilakukan secara swadaya.

"Secara kedinasan kami tidak bisa membangun karena status lahannya," tuturnya.

Meski demikian, Mardiatul menegaskan pihaknya tetap mendukung upaya masyarakat. Bahkan, secara pribadi ia mengaku siap membantu untuk meringankan beban warga apabila pembangunan dilakukan secara swadaya.

"Secara pribadi kami mendukung saja bahkan siap membantu secara pribadi untuk meringankan beban masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, Disdik Berau tetap berkomitmen membangun fasilitas pendidikan di lokasi tersebut apabila persoalan status lahan telah selesai. Pembangunan sekolah akan segera diusulkan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.

"Kami komitmen untuk pendidikan. Jika status lahan selesai, kami akan segera bangun," pungkasnya.



(des/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads