Kronologi Kebakaran Kafe di Pontianak hingga 5 Orang Luka-luka

Kronologi Kebakaran Kafe di Pontianak hingga 5 Orang Luka-luka

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Selasa, 07 Jul 2026 22:00 WIB
Kebakaran Kafe Butu Pontianak
Lokasi kebakaran kafe di Pontianak/Foto: Istimewa (dok Polsek Pontianak Selatan)
Pontianak -

Polisi mengungkap kronologi kebakaran yang terjadi di Coffee Shop Butu, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Pontianak Selatan, Selasa (7/7/2026). Peristiwa yang diduga dipicu ledakan tabung gas LPG itu mengakibatkan lima orang terluka dan masih dalam penyelidikan.

Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Inayatun Nurhasanah mengatakan penyidik telah meminta keterangan sejumlah saksi. Mulai dari pemilik usaha, karyawan hingga korban yang berada di lokasi saat kejadian.

"Dari hasil pemeriksaan awal terhadap para saksi, kebakaran diduga terjadi saat proses penggantian tabung gas LPG di ruang produksi. Namun, penyebab pastinya masih kami dalami melalui proses penyelidikan," kata Ina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan keterangan pemilik Coffee Shop Butu, Harry Kalimulya, peristiwa terjadi saat dirinya berada di luar kafe. Ia kemudian menerima telepon dari salah seorang karyawan yang mengabarkan telah terjadi ledakan di ruang produksi.

Setibanya di lokasi, Harry mendapati petugas pemadam kebakaran sudah berupaya memadamkan api. Ia kemudian mengecek kondisi para karyawan dan pelanggan yang berada di dalam kafe.

Berdasarkan keterangan para karyawan, Harry mengetahui sebelum ledakan terjadi, seorang petugas datang untuk mengganti tabung gas LPG. Menurutnya, ia sempat meminta agar tabung tersebut tidak diganti karena tabung yang digunakan masih berisi gas dan masih dapat dipakai.

Namun, proses penggantian tetap dilakukan. Beberapa saat setelah tabung baru dipasang, terdengar suara desisan yang diduga berasal dari kebocoran gas.

"Pada saat bersamaan, aktivitas memasak masih berlangsung di ruang produksi. Tidak lama kemudian terjadi ledakan yang disertai semburan api cukup besar," ujar Ina mengutip keterangan saksi.

Ledakan tersebut menyebabkan petugas pengganti tabung gas terpental akibat tekanan ledakan. Seluruh karyawan dan pelanggan yang berada di dalam kafe langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Kerasnya ledakan juga menyebabkan kaca di area kafe pecah.

Keterangan serupa disampaikan HRD Coffee Shop Butu, Deka. Saat berada di dalam kafe, ia mendengar suara ledakan keras sebelum melihat kobaran api membesar dari area dapur.

"Deka bersama karyawan lainnya kemudian keluar dari bangunan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sekitar lima menit kemudian petugas damkar bersama kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan penanganan," kata Ina.

Sementara itu, salah seorang korban sekaligus karyawan, Virza Muhendra mengaku sempat meminta agar penggantian tabung gas ditunda karena tabung lama masih digunakan untuk memasak.

Menurut keterangannya kepada polisi, petugas tetap melanjutkan penggantian tabung. Sekitar satu menit setelah tabung baru terpasang, terjadi ledakan yang disusul munculnya kobaran api dari area tabung gas.

Akibat ledakan itu, Virza mengalami luka bakar pada bagian wajah, bahu, dan kedua lengan sebelum akhirnya menyelamatkan diri keluar dari ruang produksi.

Saksi lainnya, Nandini, yang sedang bertugas di area dekat dapur, mengaku mendengar suara ledakan keras disusul pecahan kaca yang berjatuhan dari plafon. Saat berusaha menyelamatkan diri, Nandini mengalami luka robek pada lengan dan ibu jari akibat terkena serpihan kaca.

Ina mengatakan polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Semua keterangan saksi akan kami cocokkan dengan hasil olah TKP dan pemeriksaan lainnya untuk mengetahui penyebab pasti peristiwa ini," pungkasnya.

Saat ini terdata ada lima orang yang menjadi korban. Dua di antaranya merupakan pengunjung kafe tersebut. Para korban sudah mendapat pertolongan di rumah sakit terdekat.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Belajar Menarikan Tarian Khas dari Sanggar Seni di Singkawang"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads