Polisi mendata lima orang yang menjadi korban dalam kebakaran, yang diduga dipicu ledakan tabung gas LPG 40,2 kilogram di Coffee Shop Butu, Jalan Gajah Mada No. 46, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat ini, kelima korban masih menjalani perawatan.
Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Inayatun Nurhasanah mengatakan para korban terdiri dari karyawan, petugas pengganti tabung gas, hingga pelanggan yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi.
"Korban mengalami luka bakar maupun luka akibat ledakan dan saat ini telah mendapatkan penanganan medis. Penyebab pasti kejadian masih dalam penyelidikan," kata Ina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut identitas para korban berdasarkan data kepolisian:
- Virza Muhendra (23), karyawan Coffee Shop Butu. Korban mengalami luka bakar pada wajah, bahu kiri, serta kedua tangan dari siku hingga ujung jari.
- Aris (23), petugas pengganti tabung LPG. Korban mengalami luka bakar pada wajah, kedua tangan dari siku hingga ujung jari, serta luka bakar pada bagian kaki mulai dari pergelangan hingga telapak kaki.
- Nandini (21), staf manajemen Coffee Shop Butu. Korban mengalami luka robek pada ibu jari tangan kiri dan kanan.
- Safira Angreyni (27), pelanggan Coffee Shop Butu. Korban mengalami luka robek pada bagian hidung dan ibu jari tangan kiri.
- Afifah (18), pelanggan Coffee Shop Butu. Korban mengeluhkan nyeri pada bahu kiri serta mengalami benjolan di bagian belakang kepala.
Ina mengatakan polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan.
"Untuk penyebab pasti kebakaran masih didalami. Dugaan sementara berasal dari ledakan tabung gas LPG, namun kami masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.
Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, di antaranya pemilik Coffee Shop Butu, Harry Kalimulya, serta HRD kafe, Deka, guna mengungkap kronologi pasti insiden tersebut.
(sun/aau)
