Doa dan Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat

Doa dan Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Selasa, 26 Mei 2026 16:01 WIB
Masjid Istiqlal menyembelih hewan kurban sebanyak 43 ekor sapi dan 8 ekor kambing hari ini, Sabtu (1/7/2023).
Ilustrasi menyembelih hewan kurban/Foto: Agung Pambudhy
Balikpapan -

Dalam Islam, penyembelihan hewan kurban adalah salah satu ibadah yang memiliki tata cara dan adab yang harus diperhatikan. Karena itu, proses penyembelihan dianjurkan dilakukan dengan penuh kehati-hatian, memperhatikan kesejahteraan hewan, serta membaca doa-doa tertentu agar ibadah kurban diterima Allah SWT.

Waktu penyembelihan hewan kurban dimulai setelah salat Idul Adha pada 10 Zulhijah hingga terbenam matahari tanggal 13 Zulhijah atau akhir hari tasyrik. Berikut adalah doa dan tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Doa Menyembelih Hewan Kurban

Sebelum menyembelih hewan kurban, dianjurkan membaca doa agar kurban yang dilakukan menjadi ibadah yang diterima Allah SWT. Doa ini dijelaskan dalam sejumlah kitab ulama, salah satunya Irsyadul Anam fi Tarjamati Arkanil Islam karya Sayid Utsman bin Yahya dan Tausyih ala Ibni Qasim karya Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani.

Berikut bacaan doanya:

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm.

Artinya: Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karena itu wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah ibadahku.

Isi doa ini mengandung pengakuan bahwa seluruh nikmat, termasuk hewan kurban, berasal dari Allah SWT. Melalui kurban tersebut, seorang Muslim berharap bisa mendekatkan diri kepada-Nya serta memperoleh ridho dan pahala.

Urutan Bacaan Saat Menyembelih Kurban

Syekh Nawawi Al-Bantani dalam kitab Tausyih ala Ibni Qasim menjelaskan beberapa bacaan yang dianjurkan sebelum proses penyembelihan dilakukan. Berikut adalah urutannya:

1. Membaca Basmalah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

2. Membaca Selawat Nabi

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allâhumma shalli 'alâ sayyidinâ Muhammad wa 'alâ âli sayyidinâ Muhammad.

Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.

3. Membaca Takbir dan Tahmid

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamd.

Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah.

4. Membaca Doa Menyembelih

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm.

Artinya: Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karena itu wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah ibadahku.

Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat

Selain membaca doa, ada beberapa tata cara penyembelihan yang dianjurkan dalam syariat Islam agar proses kurban berjalan baik dan sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

1. Menggunakan Pisau yang Tajam

Islam mengajarkan agar hewan disembelih dengan cara yang baik dan tidak menyiksa. Oleh karenanya, alat sembelih harus tajam agar proses penyembelihan berlangsung cepat.

2. Menghadapkan Hewan ke Arah Kiblat

Hewan kurban dianjurkan dihadapkan ke arah kiblat sebelum disembelih. Posisi ini merupakan tanda bahwa ibadah kurban dilakukan sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.

Dalam hadis riwayat Abu Dawud disebutkan Rasulullah SAW membaca doa ketika menghadapkan hewan kurban ke kiblat sebelum menyembelihnya.

3. Membaca Doa Niat Kurban

Doa yang dibaca sebelum penyembelihan adalah:

إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنْ الْمُشْرِكِينَ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ

Artinya: Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh ketulusan dan aku bukan termasuk orang musyrik. Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan itulah aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang Muslim. Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu.

Isi doa ini memperkuat niat ikhlas dalam beribadah serta pengakuan bahwa seluruh kehidupan manusia hanya untuk Allah SWT.

4, Memotong Tenggorokan dan Dua Urat Leher

Saat menyembelih, bagian yang dipotong adalah tenggorokan serta dua urat nadi di leher agar hewan cepat mati dan tidak tersiksa terlalu lama.

Penyembelihan juga harus dilakukan dengan satu gerakan yang cepat dan tepat menggunakan alat tajam.

Dalam sejumlah riwayat disebutkan Rasulullah SAW menyembelih hewan kurbannya sendiri. Karena itu, orang yang berkurban atau shahibul kurban sebaiknya menyembelih sendiri hewan kurbannya apabila mampu.

Namun jika tidak mampu, penyembelihan boleh diwakilkan kepada orang lain yang memahami tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam.

Yang terpenting, proses penyembelihan dilakukan dengan niat ibadah, penuh kehati-hatian, serta tetap memperhatikan adab terhadap hewan kurban.

Wallahualam bisawab



(sun/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads