Pertamina Kalbar: Tangki Biru di Video Viral Bukan Transportir Resmi

Pertamina Kalbar: Tangki Biru di Video Viral Bukan Transportir Resmi

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Senin, 25 Mei 2026 13:58 WIB
Tangkapan layar video dugaan pengalihan BBM subsidi dari tangki merah ke biru di Kalbar. (dok Istimewa)
Foto: Tangkapan layar video dugaan pengalihan BBM subsidi dari tangki merah ke biru di Kalbar. (dok Istimewa)
Pontianak -

Pertamina Patra Niaga mengungkap fakta terkait tangki biru dalam video viral dugaan penyelewengan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kalimantan Barat (Kalbar). Mereka memastikan mobil tangki biru itu bukan agen maupun transportir resmi yang terdaftar di Pertamina.

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat Widhi Tri Adhi Hidayat mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan internal terhadap kendaraan tersebut.

"Untuk mobil tangki biru di video tersebut bukan transportir Pertamina serta tidak terdaftar sebagai agen maupun transportir Pertamina," kata Widhi, Senin (25/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Widhi, distribusi BBM industri di Indonesia tidak hanya dilakukan Pertamina, tetapi juga oleh sejumlah perusahaan swasta lainnya. Namun, kendaraan tangki biru yang muncul dalam video dipastikan bukan bagian dari armada industri yang terdaftar di Pertamina.

"Agen atau penjual BBM industri bukan hanya Pertamina, ada banyak perusahaan lain. Tapi yang pasti, tangki yang ada di video tersebut bukan tangki industri yang terdaftar di Pertamina," ujarnya.

Sebelumnya, video dugaan pemindahan BBM subsidi dari mobil tangki merah putih ke mobil tangki biru milik PT Putera Petro Borneo di kawasan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, viral di sosial media.

Informasi yang dihimpun, BBM subsidi itu diduga hendak dikirim menuju salah satu SPBU di Kabupaten Ketapang. Kasus tersebut kini masih dalam proses investigasi internal Pertamina Patra Niaga. Pemeriksaan intensif dilakukan terhadap sopir mobil tangki merah putih milik PT Elnusa Petrofin yang terekam dalam video.

"Proses investigasi dan pemeriksaan masih terus berjalan. Mudah-mudahan bisa segera tuntas dan clear," ujar Widhi.

Ia menjelaskan mobil tangki merah putih milik PT Elnusa Petrofin merupakan transportir resmi Pertamina yang mengangkut BBM subsidi. Sopir kendaraan tersebut saat ini masih diperiksa secara mendalam.

"Yang Elnusa merah putih, transportir Pertamina untuk BBM subsidi, sekarang sedang dilakukan pemeriksaan intensif atas driver yang membawa mobil tangki tersebut," jelasnya.

Selain memeriksa sopir, tim investigasi Pertamina juga masih melakukan pendalaman serta pengumpulan data di lapangan terkait dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi itu.

Pertamina menegaskan akan memberikan sanksi tegas apabila ditemukan pelanggaran oleh transportir resmi.

"Untuk transportir merah putih Elnusa, jika terbukti maka sanksi terberatnya pemberhentian," tegas Widhi.

Halaman 2 dari 2
(des/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads