Usai kepengurusan Muaythai Indonesia (MI) Kalimantan Selatan dibekukan, kini Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) mengukuhkan Ferina sebagai Ketua Pengurus Daerah Muaythai Indonesia yang baru. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PB MI, LaNyalla Mahmud Mattalitti di Banjarmasin.
LaNyalla Mattalitti menjelaskan, bahwa ketua pengda Kalsel sebelumnya beserta jajaran kepengurusan sudah dibekukan. Hal ini karena adanya pelanggaran AD/ART yang dilakukan.
LaNyalla menyebut bahwa kini Ferina menjadi ketua definitif masa bakti 2026-2030, menggantikan ketua terdahulu yang tengah dibekukan segala aktivitasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang mempunyai legitimasi itu hanya Ferina. Apabila ada yang mengatasnamakan Muaythai Indonesia maka bisa dilaporkan ke polisi," ujar LaNyalla, Jumat (15/5/2026).
LaNyalla berharap Ferina bisa memajukan olahraga Muaythai di Kalsel. Ia juga menegaskan bagi atlit Muaythai Kalsel yang hendak mengikuti pertandingan apapun, nantinya harus melalui kepengurusan baru.
"(Harapannya) tentunya bisa menjalankan beban kerja dari Muaythai Indonesia. Saya yakin Ferina mampu karena memang track recordnya beliau pecinta olahraga," ujar LaNyalla.
"Selanjutnya atlit kalau mau ikut pertandingan harus melalui pengurus baru," sambung dia.
Dirinya memperingatkan atlit agar tidak mengikuti kepengurusan palsu yang disebutnya dibentuk oleh para pengurus lama. Sebab, akan berdampak pada nasib atlit Muaythai itu sendiri ke depannya.
"Makanya saya peringatkan jangan ikut-ikut sama PB MI palsu. Karena nanti akan kena dampaknya, itu sudah saya sampaikan," bebernya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah Muaythai Indonesia Kalsel, Ferina mengatakan ia akan segera membentuk daftar kepengurusan, dan akan langsung membina atlit untuk mengikuti sejumlah pertandingan mendatang.
"Selanjutnya kita akan melakukan penyusunan organisasi kepengurusan dan menjaring atlit-atlit yang akan dibina untuk menghadapi kejuaraan nasional maupun internasional ke depannya," kata Ferina.
Mengenai atlit yang masih tergabung dalam kepengurusan lama, Ferina mengaku tak ambil pusing. Ia akan sangat terbuka bagi para atlit yang masih ingin dibina, dan mengikuti petunjuk lanjutan dari Ketum pusat.
"Mengenai itu kita menunggu petunjuk dari ketum pusat. Namun selagi mereka masih merah putih, menjunjung nama daerah, dan berniat memberi prestasi buat daerah kemungkinan kita akan usahakan beri latihan lanjutan," pungkas Ferina.
