Pasangan Ini Cerai Lalu Ribut Rebutan Seekor Ayam!

Internasional

Pasangan Ini Cerai Lalu Ribut Rebutan Seekor Ayam!

Andi Annisa Dwi R - detikKalimantan
Jumat, 15 Mei 2026 17:30 WIB
Bukan Rumah atau Mobil, Pasangan Ini Ribut Rebutan 29 Ekor Ayam Saat Cerai
Ilustrasi pasangan ribut rebutan 29 ekor ayam saat cerai/Foto: South China Morning Post
Balikpapan -

Perceraian pasutri di China ini menyisakan cerita unik. Hakim menyarankan mereka memasak seekor ayam peliharaan agar adil. Begini ceritanya.

Dikutip detikFood dari South China Morning Post, mereka yang bercerai yakni wanita bernama Tu dan suaminya bernama Yang. Mereka terlibat perselisihan mengenai 29 ekor ayam peliharaan bersama.

Untuk diketahui, pendapatan utama mereka berasal dari peternakan, tapi Yang sesekali melakukan pekerjaan serabutan. Yang dan Tu tidak memiliki aset besar selain rumah yang mereka bangun sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena berasal dari desa yang berbeda, peraturan setempat memungkinkan mereka untuk memutuskan kepemilikan rumah sendiri. Akibatnya, fokus pembagian aset mereka bergeser ke unggas peliharaan.

Chen Qian, hakim ketua persidangan cerai, mengungkap pasangan itu memelihara 53 ekor unggas. Peliharaannya terdiri dari 29 ekor ayam, 22 ekor angsa, dan 2 ekor bebek.

Jumlah angsa dan bebek yang genap memungkinkan dibagi rata. Namun tidak dengan ayam yang menjadi titik perselisihan. Pasangan tersebut berkonsultasi dengan orang tua mereka tetapi tidak menemukan solusi. Anak-anak mereka juga menolak untuk terlibat.

Di pengadilan, Tu mengatakan bahwa ia sendiri yang memelihara ayam-ayam tersebut dan memiliki ikatan emosional dengan mereka. Sehingga dia berhak mendapatkan satu ekor lagi.

Tapi Yang tidak setuju. Ia mengklaim dirinya juga telah mencurahkan banyak waktu dan usaha untuk merawat hewan-hewan tersebut.

Hakim Chen kemudian menawarkan dua pilihan mediasi. Mereka bisa makan seekor ayam itu bersama-sama, atau pihak yang memeliharanya harus memberikan kompensasi kepada pihak lain. Pada akhirnya, pasangan tersebut setuju untuk memasak ayam tersebut dan memakannya bersama-sama sebelum bercerai.

Lalu Yang mengantar Tu pulang dengan sepeda listrik. Keduanya memutuskan tetap mandiri secara finansial, saling mendukung, dan menjaga hubungan baik. Mereka dilaporkan memperlakukan ayam tersebut sebagai 'makanan perpisahan', meskipun detail spesifiknya tidak diungkapkan.

"Memakan ayam bersama-sama sesuai dengan peraturan hukum dan menghormati adat istiadat pedesaan," kata hakim Chen.

Cerita itu menyedot perhatian luas. Seorang netizen berkomentar dengan nada candaan, "Hakim menawarkan solusi yang adil, tetapi ayamlah yang sebenarnya menjadi korban."

"Mungkin setelah berbagi sup ayam, pasangan itu berdamai dan memutuskan untuk tidak bercerai," canda netizen lainnya.

Terlepas dari itu, tingkat perceraian di China terus meningkat. Sebanyak lebih dari 3,6 juta pasangan mendaftarkan perceraian pada tahun 2023. Jumlah ini meningkat signifikan dari tahun 2022.

Baca selengkapnya di sini.




(sun/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads