Pemprov Bantah Laundry Baju Gubernur-Wagub Kaltim Rp 450 Juta

Pemprov Bantah Laundry Baju Gubernur-Wagub Kaltim Rp 450 Juta

Riani Rahayu - detikKalimantan
Selasa, 05 Mei 2026 23:58 WIB
Plt Kepala Biro Umum Setda Kaltim Astri Intan Nirwangi (kiri) dan Kadiskominfo Kaltim Muhammad Faisal (kanan).
Foto: Riani Rahayu/detikKalimantan
Samarinda -

Anggaran laundry senilai Rp 450 juta di lingkungan rumah jabatan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) kembali ramai diperbincangkan. Sempat muncul anggapan bahwa dana tersebut hanya untuk mencuci pakaian Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim.

Pemprov Kaltim mengklarifikasi bahwa anggaran tersebut bukan hanya untuk laundry pakaian gubernur dan wakil gubernur. Di balik angka Rp 450 juta itu, terdapat kebutuhan operasional enam gedung besar, guest house VIP hingga fasilitas rumah jabatan yang hampir setiap hari dipakai kegiatan.

Plt Kepala Biro Umum Setda Kaltim Astri Intan Nirwangi mengatakan, polemik itu muncul karena publik hanya membaca judul item pengadaan di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang dibaca orang kan cuma laundry pakaian kepala daerah Rp 450 juta. Padahal kalau dibuka rinciannya, itu bukan hanya pakaian. Di situ ada karpet, gorden, sprei, bed cover, cover meja jamuan, cover kursi jamuan dan perlengkapan operasional lainnya," ujar Astri, saat konferensi pers di kantor Diskominfo Kaltim, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, item belanja tersebut digunakan untuk menunjang operasional berbagai fasilitas milik Pemprov Kaltim yang dikelola Biro Umum. Terlebih sejak kebijakan efisiensi diterapkan, banyak kegiatan pemerintahan yang dipindahkan dari hotel ke kawasan rumah jabatan gubernur.

"Sekarang kegiatan OPD, kegiatan keagamaan, organisasi masyarakat, hampir semua banyak dilaksanakan di rumah jabatan dan gedung-gedung yang kami kelola. Jadi otomatis operasionalnya juga meningkat," katanya.

Astri menyebut kawasan rumah jabatan gubernur bukan hanya satu bangunan rumah dinas. Di dalamnya terdapat pendopo, guest house, ruang VIP hingga musala yang hampir setiap hari dipakai masyarakat maupun tamu pemerintahan.

"Di musala itu setiap hari ada pengajian, majelis taklim, dipakai salat juga sama masyarakat dan ASN. Di situ ada mukena, sajadah, karpet yang rutin harus dicuci," ujarnya.

Aktivitas di guest house dan ruang VIP juga disebut nyaris tidak pernah berhenti. Astri mengungkapkan sejumlah pejabat nasional hingga kepala daerah dari luar Kalimantan pernah menggunakan fasilitas tersebut.

"Guest house itu ada 10 kamar dan hampir tiap hari dipakai tamu. Menteri, gubernur, tamu pemerintah provinsi banyak yang transit atau menginap di sana," tutur dia.

Ia bahkan menyebut hingga Mei 2026 realisasi anggaran laundry sudah mendekati 50 persen karena tingginya aktivitas di kawasan rumah jabatan.

"Dari Januari sampai sekarang tamu enggak berhenti-berhenti. Kemarin habis Musrenbang, ada kegiatan organisasi masyarakat lagi, jadi memang operasionalnya tinggi," tambahnya.

Astri juga meluruskan anggapan bahwa pencucian karpet dan gorden seharusnya masuk dalam anggaran pemeliharaan. Menurutnya, pemeliharaan dan jasa laundry merupakan dua hal berbeda.

"Kalau rel gordennya rusak atau karpetnya sobek itu masuk pemeliharaan. Tapi kalau dicuci ya masuk jasa laundry. Jadi memang beda pos anggarannya," jelasnya.

Menurut Astri, seluruh rincian penggunaan anggaran sebenarnya sudah dicantumkan secara terbuka di SiRUP dan dapat diakses publik kapan saja.

"Di deskripsi pekerjaannya sudah dijelaskan semua. Jadi jangan cuma lihat judul sama angkanya saja," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal meminta publik membaca detail item pengadaan secara utuh sebelum menarik kesimpulan.

"Jangan baca judulnya aja terus lihat angkanya. Dibuka dulu rinciannya, dibaca baik-baik sampai bawah," kata Faisal.

Ia memastikan seluruh pengadaan di lingkungan Pemprov Kaltim bersifat terbuka dan dapat dicek langsung melalui sistem online.

"Ini semua terbuka. Siapa saja bisa lihat dan baca sendiri detailnya," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Wamendagri Tegur Pemprov Kaltim yang Viral Langgar Prinsip Efisiensi"
[Gambas:Video 20detik] (bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads