Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Ini Jadwal Muhammadiyah dan Pemerintah

Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Ini Jadwal Muhammadiyah dan Pemerintah

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Senin, 04 Mei 2026 10:25 WIB
MECCA, SAUDI ARABIA - JULY 08: Prospective pilgrims visit the Mountain of Mercy (Mount Arafat), which is the place where Adam and Eve reunited on Earth after falling from Heaven, as Muslims continue their worship to fulfill the Hajj pilgrimage in Mecca, Saudi Arabia on July 08, 2022. (Photo by Ashraf Amra/Anadolu Agency via Getty Images)
Jemaah di Padang Arafah. Foto: Ashraf Amra/Anadolu Agency via Getty Images
Balikpapan -

Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Bulan ini termasuk dalam empat bulan haram yang disebut dalam Al-Qur'an, di mana umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah.

Pada bulan inilah ibadah haji dilaksanakan, dengan puncaknya terjadi pada tanggal 9 Dzulhijjah saat jamaah berkumpul di padang Arafah untuk melaksanakan wukuf. Namun, bagi umat Islam yang tidak menunaikan haji, Allah SWT tetap memberikan kesempatan meraih pahala besar melalui ibadah puasa sunnah, yaitu Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah) dan Puasa Arafah (9 Dzulhijjah).

Mengenal Puasa Tarwiyah dan Arafah

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Kata "Tarwiyah" sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti "berpikir" atau "merenung". Hari ini adalah hari persiapan bagi jamaah haji sebelum wukuf di Arafah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi umat Islam yang tidak berhaji, puasa Tarwiyah menjadi amalan sunnah yang dianjurkan untuk menyambut hari Arafah dengan kondisi yang lebih siap.

Sementara itu, puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan pelaksanaan wukuf di Arafah oleh jamaah haji. Puasa ini memiliki keutamaan yang besar dan menjadi penghapus dosa.

Rasulullah SAW bersabda:

ΨΉΩŽΩ†Ω’ أَبِي Ω‚ΩŽΨͺَادَةَ رَآِيَ اللهُ ΨΉΩŽΩ†Ω’Ω‡Ω Ψ£ΩŽΩ†ΩŽΩ‘ Ψ§Ω„Ω†ΩŽΩ‘Ψ¨ΩΩŠΩŽΩ‘ Ψ΅ΩŽΩ„ΩŽΩ‘Ω‰ اللهُ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω‡Ω ΩˆΩŽΨ³ΩŽΩ„ΩŽΩ‘Ω…ΩŽ Ω‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ: Ψ΅ΩΩŠΩŽΨ§Ω…Ω ΩŠΩŽΩˆΩ’Ω…Ω عَرَفَةَ Ψ£ΩŽΨ­Ω’Ψͺَسِبُ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω Ψ£ΩŽΩ†Ω’ ΩŠΩΩƒΩŽΩΩΩ‘Ψ±ΩŽ Ψ§Ω„Ψ³ΩŽΩ‘Ω†ΩŽΨ©ΩŽ Ψ§Ω„ΩŽΩ‘Ψͺِي Ω‚ΩŽΨ¨Ω’Ω„ΩŽΩ‡Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ψ³ΩŽΩ‘Ω†ΩŽΨ©ΩŽ Ψ§Ω„ΩŽΩ‘Ψͺِي Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽΩ‡Ω

Artinya: "Dari Abu Qatadah RA, sesungguhnya Nabi SAW bersabda: 'Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar ia dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang'." (HR. Muslim)

Adapun para ulama, seperti yang dikutip dari penjelasan NU Online, menyebut bahwa yang dihapus adalah dosa kecil (shaghair), sedangkan dosa besar tetap harus taubat nasuha. Jika tidak memiliki dosa kecil, maka pahala puasa akan mengangkat derajat di sisi Allah.

Sementara makna "menghapus dosa yang akan datang" bisa berarti dijaga dari perbuatan dosa atau diberi ampunan jika terjatuh dalam kesalahan kecil.

Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H/2026 M

Penentuan awal Dzulhijjah di Indonesia dilakukan sama dengan menentukan bulan Syawal dan awal Ramadan. Untuk Muhammadiyah memperhitungkan metode Hisab, sedangkan pemerintah dengan Rukyat atau pengamatan hilal.

Versi Muhammadiyah

  • 1 Dzulhijjah 1447 H: Senin, 18 Mei 2026
  • Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah): Senin, 25 Mei 2026
  • Puasa Arafah (9 Dzulhijjah): Selasa, 26 Mei 2026

Versi Pemerintah

Pemerintah akan menetapkan kapan 9 Dzulhijjah secara resmi melalui Sidang Isbat di akhir bulan Dzulkaidah. Kemungkinan jadwalnya jika hilal terlihat, maka sama seperti Muhammadiyah. Namun jika tidak terlihat, maka:

  • Puasa Tarwiyah: Selasa, 26 Mei 2026
  • Puasa Arafah: Rabu, 27 Mei 2026

Niat Puasa Arafah

Ω†ΩŽΩˆΩŽΩŠΩ’Ψͺُ Ψ΅ΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŽ عَرَفَةَ Ψ³ΩΩ†ΩŽΩ‘Ψ©Ω‹ لِلّٰهِ ΨͺΩŽΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ‰

Nawaitu shouma 'Arofata sunnatan lillaahi Ta'aalaa

Artinya: "Aku niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala."

Adab dan Amalan Saat Puasa Arafah

Agar pahala puasa semakin sempurna, terdapat beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan. Umat Muslim hendaknya menjaga lisan dan perilaku dengan menghindari ghibah, fitnah, serta perkataan buruk, karena hakikat puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari segala bentuk dosa.

Selain itu, dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, terutama dengan mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallah, sebagai bentuk penguatan tauhid kepada Allah.

Memperbanyak doa juga sangat dianjurkan, mengingat Hari Arafah merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa, terlebih pada saat menjelang berbuka puasa.

Tidak kalah penting, umat Islam juga dianjurkan untuk bersedekah, karena amal kebaikan yang dilakukan pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah termasuk amalan yang sangat dicintai oleh Allah SWT.

Puasa Tarwiyah dan Arafah di tahun 2026 menjadi kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan. Semoga kita semua termasuk golongan hamba yang diampuni dosanya dan dibebaskan dari api neraka di hari Arafah. Aamiin.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H dari Rooftop Kemenag DKI"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads