Doa dan Zikir yang Disunahkan Saat Wukuf di Arafah

Doa dan Zikir yang Disunahkan Saat Wukuf di Arafah

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Minggu, 03 Mei 2026 13:33 WIB
Muslim pilgrims gather at Jabal al-Rahmah, also known as Mount Arafat, during the annual hajj pilgrimage, outside the holy city of Mecca, Saudi Arabia, June 5, 2025. REUTERS/Khaled Abdullah
Wukuf di Arafah/Foto: REUTERS/Khaled Abdullah
Balikpapan -

Memasuki musim haji, berbagai persiapan dilakukan. Jutaan jemaah berkumpul di Tanah Suci untuk menunaikan rangkaian rukun Islam kelima. Dari sekian banyak prosesi, wukuf di Arafah merupakan syarat wajib dan menjadi puncak ibadah haji.

Wukuf dilakukan dengan berdiam diri di padang Arafah pada 9 Zulhijah, dimulai sejak tergelincirnya matahari hingga terbenam. Pada kesempatan ini, jemaah haji akan bermuhasabah, berdoa, berzikir, dan memohon ampun kepada Allah SWT.

Padang Arafah menjadi tempat yang sangat istimewa. Di sinilah Nabi Adam dan Hawa dipertemukan kembali, dan di tempat ini pula Rasulullah SAW menyampaikan khutbah terakhirnya. Karena itu, wukuf adalah momentum perjumpaan hamba dengan Allah SWT dalam kondisi penuh kerendahan hati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para ulama sepakat bahwa wukuf adalah rukun haji yang paling utama. Bahkan ada ungkapan 'Al-hajju 'Arafah' (Haji itu adalah Arafah). Dengan kata lain, inti dari ibadah haji terletak pada pelaksanaan wukuf di Arafah.

Pada hari itu, Allah SWT membuka pintu rahmat seluas-luasnya. Doa-doa yang dipanjatkan memiliki peluang besar untuk dikabulkan. Hal ini disampaikan dalam hadis Rasulullah SAW:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ

Artinya: Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada hari Arafah.

Selain itu, Rasulullah SAW juga bersabda tentang keutamaan doa di hari Arafah:

أَفْضَلُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ

Artinya: Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.

Inilah sebabnya jemaah haji dianjurkan memperbanyak doa, zikir, dan istighfar sepanjang waktu wukuf.

Syarat Sah Wukuf di Arafah

Agar wukuf sah dan diterima, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu:

  • Berada di Arafah pada waktu yang ditentukan, yaitu 9 Zulhijah sejak tergelincir matahari hingga terbenam.
  • Niat yang ikhlas karena Allah SWT.
  • Mengisi waktu dengan ibadah, seperti berdoa, berzikir, dan memohon ampun.

Doa dan Zikir yang Dianjurkan saat Wukuf di Arafah

Dilansir dari NU Online dan Badan Pengelola Keuangan Haji, berikut beberapa doa dan zikir yang dianjurkan dibaca saat wukuf.

1. Tahmid

الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ

Alhamdulillahi rabbil alamin.

Artinya: Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.

2. Talbiyah (dibaca 3 kali)

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ

Labbaykallahumma labbayk. labbayka lā syarīka laka labbayk. Innal hamda wan ni'mata laka wal mulka la syarika lak.

Artinya: Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah. Tiada sekutu bagi-Mu. Segala puji, nikmat, dan kekuasaan hanyalah milik-Mu.

3. Takbir dan Tahmid

اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ ثلاثا

Allahu akbar wa lillahil hamd.

Artinya: Allah Maha Besar, segala puji bagi Allah.

4. Doa Memohon Dijauhkan dari Maksiat

اللَّهُمَّ انْقُلْنِي مِنْ ذُلِّ الْمَعْصِيَةِ إلَى عِزِّ الطَّاعَةِ وَاكْفِنِي بِحَلَالِك عَنْ حَرَامِك وَأَغْنِنِي بِفَضْلِك عَمَّنْ سِوَاكَ وَنَوِّرْ قَلْبِي وَقَبْرِي وَأَعِذْنِي مِنْ الشَّرِّ كُلِّهِ، وَاجْمَعْ لِي الْخَيْرَ إنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى

Allahumman-qulnii min dzullil-ma'shiyati ilaa 'izzit-thaa'ati, wakfinii bihalalika 'an haraamika, wa aghninii bifadhlika 'amman siwaaka, wa nawwir qalbii wa qabrii, wa a'idznii minasy-syarri kullihi, wajma' liyal-khaira innii as-alukal-hudaa wat-tuqaa wal-'afaafa wal-ghinaa.

Artinya: Ya Allah, pindahkanlah aku dari kehinaan kemaksiatan kepada kemuliaan ketaatan. Cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal dari yang haram. Kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu. Terangilah hatiku dan kuburku. Lindungilah aku dari segala keburukan, dan kumpulkanlah segala kebaikan untukku. Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, penjagaan diri (dari dosa), dan kecukupan harta.

5. Doa Sapu Jagad

اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbana aatina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, waqina 'adzabannar.

Artinya: Ya Allah, berikanlah kami kebaikan di dunia dan di akhirat, serta lindungi kami dari siksa neraka.

6. Doa Pengakuan Dosa

اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيْرًا كَبِيْرًا وَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Allahumma innii zhalamtu nafsii zhulman katsiiran kabiiran, wa innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa Anta, faghfir lii maghfiratan min 'indika warhamnii, innaka Antal-Ghafuurur-Rahiim.

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri dengan kezaliman yang banyak lagi besar, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

7. Doa Istiqamah

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً تَصْلُحُ بِهَا شَأْنِي فِي الدَّارَيْنِ، وَارْحَمْنِي رَحْمَةً وَاسِعَةً أَسْعَدُ بِهَا فِي الدَّارَيْنِ، وَتُبْ عَلَيَّ تَوْبَةً نَصُوْحًا لَا أَنْكُثُهَا أَبَدًا، وَأَلْزِمْنِي سَبِيْلَ الاِسْتِقَامَةِ لَا أَزِيْغُ عَنْهَا أَبَدًا

Allahummagh-firlii maghfiratan tashluhu bihaa sya'nii fidd-aaraini, warhamnii rahmatan as'adu bihaa fidd-aaraini, wa tub 'alayya taubatan nashuuhan laa ankutsuhaa abadaa, wa alzimnil-istiqaamata laa aziighu 'anhaa abadaa.

Artinya: Ya Allah, ampunilah aku dengan ampunan yang memperbaiki urusanku di dunia dan akhirat. Rahmatilah aku dengan rahmat yang membahagiakanku di dunia dan akhirat. Terimalah taubatku dengan taubat nasuha (semurni-murninya) yang tidak akan aku langgar selamanya. Dan tetapkanlah aku dalam istiqamah sehingga aku tidak berpaling dari jalan-Mu selamanya.

8. Tahlil dan Doa Rasulullah

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي سَمْعِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا وَفِي قَلْبِي نُورًا اللَّهُمَّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَسَاوِسِ الصَّدْرِ وَمِنْ سَيِّئَاتِ الْأُمُورِ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا يَلِجُ فِي اللَّيْلِ وَشَرِّ مَا يَلِجُ فِي النَّهَارِ وَمِنْ شَرِّ مَا تَهُبُّ بِهِ الرِّيَاحُ، وَشَرِّ بَوَائِقِ الدَّهْرِ

Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir. Allahummaj-'al fii sam'ii nuuran, wa fii basharii nuuran, wa fii qalbii nuuran. Allahummasy-syrah lii shadrii wa yassir lii amrii. Allahumma innii a'uudzu bika min wasaawisish-shadri, wa min sayyi-aatil umuuri, wa min 'adzaabil qabr. Allahumma innii a'uudzu bika min syarri maa yaliju fil-layli, wa syarri maa yaliju fin-nahaari, wa min syarri maa tahubbu bihir-riyaahu, wa syarri bawa-iqid-dahri.

Artinya: Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.Ya Allah, jadikanlah cahaya di pendengaranku, cahaya di penglihatanku, dan cahaya di hatiku. Ya Allah, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah urusanku.Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan hati (keragu-raguan), dari keburukan segala urusan, dan dari azab kubur. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang masuk di waktu malam dan keburukan yang masuk di waktu siang, dari keburukan yang dibawa oleh hembusan angin, dan dari keburukan bencana zaman.

9. Doa Perlindungan

اللَّهُمَّ لَكَ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي، وَإِلَيْكَ مَآبِي، وَلَكَ رَبِّ تُرَاثِي، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَوَسْوَسَةِ الصَّدْرِ، وَشَتَاتِ الْأَمْرِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَجِيءُ بِهِ الرِّيحُ

Allahumma laka shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii, wa ilaika ma-aabii, wa laka rabbi turaatsii. Allahumma innii a'uudzu bika min 'adzaabil qabri, wa was-wasatish-shadri, wa syataatil amri. Allahumma innii a'uudzu bika min syarri maa taji-u bihir-riihu.

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya shalatku, ibadahku (kurban), hidupku, dan matiku hanya untuk-Mu. Hanya kepada-Mu lah tempat kembaliku, dan hanya milik-Mu wahai Tuhanku, apa yang aku tinggalkan (warisan).Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, dari bisikan hati (keragu-raguan), dan dari urusan yang berantakan (kacau). Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang dibawa oleh angin.

10. Anjuran Membaca Surah Al-Hasyr

هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ (٢٢) هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ (٢٣) هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (٢٤)

Huwallahulladzii laa ilaaha illaa huwa 'aalimul ghaibi wasy-syahaadati huwar-rahmaanur-rahiim.Huwallahulladzii laa ilaaha illaa huwal malikul qudduusus-salaamul mu'minul muhaiminul 'aziizul jabbaarul mutakabbir, subhaanallahi 'ammaa yusyrikuun.Huwallahul khaaliqul baari-ul mushawwiru lahul asmaa-ul husnaa, yusabbihu lahu maa fis-samaawaati wal ardhi wa huwal 'aziizul hakiim.

Artinya: Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Paling Baik. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Itulah doa dan zikir yang dianjurkan dibaca bagi para jemaah haji yang akan wukuf di Arafah. Di hari itu, langit seakan terbuka, doa-doa diangkat, dan ampunan Allah diturunkan tanpa batas.

Yang terpenting bukan hanya lafaznya, tetapi juga keikhlasan, kekhusyukan, dan harapan penuh kepada Allah SWT. Semoga setiap doa yang dipanjatkan di Arafah menjadi saksi keimanan dan mengantarkan pada haji yang mabrur.




(sun/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads