Kapal Angkut BBM Meledak di Ketapang, Satu ABK Hilang-Empat Terluka Bakar

Kapal Angkut BBM Meledak di Ketapang, Satu ABK Hilang-Empat Terluka Bakar

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Minggu, 03 Mei 2026 16:38 WIB
Kapal pengangkut BBM terbakar
Kapal pengangkut BBM terbakar/Foto: Istimewa
Ketapang -

Kapal kayu pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) terbakar di Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Sabtu (2/5/2026) malam. Satu orang anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang dan empat lainnya mengalami luka bakar.

Ledakan keras dari kapal membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah. Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.30 WIB saat kapal bersandar di sungai, tepat di belakang permukiman warga.

Seorang warga, Yudi, mengatakan kebakaran diawali suara ledakan dari arah kapal. Tak lama kemudian, asap tebal membubung tinggi disusul kobaran api yang cepat membesar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekitar pukul 22.30 WIB terdengar ledakan dari arah kapal. Setelah itu api langsung besar," ujar Yudi dalam keterangannya, Minggu (3/5/2026).

Diduga api cepat meluas karena kapal membawa BBM dalam jumlah besar. Kobaran api bahkan disebut sempat menjalar di permukaan air sungai.

"Api cepat membesar karena kapal membawa minyak. Api juga sempat menjalar di atas air," tambahnya.

Warga lain, Agung, mengaku terkejut karena dentuman ledakan terasa hingga ke rumah-rumah sekitar. "Saya sedang di dalam rumah, tiba-tiba ada suara ledakan dan rumah terasa bergetar. Saat keluar, api sudah besar," katanya.

Menurut warga, kapal tersebut membawa berbagai jenis BBM seperti Pertalite, Solar, dan Pertamax. Selain itu, terdapat tabung oksigen berukuran besar serta bahan kebutuhan pokok.

Kepanikan warga juga terjadi saat api semakin membesar. Salah seorang warga, Apek, mengaku mengalami luka pada telunjuk tangan kiri ketika membantu memotong tali kapal agar api tidak merambat lebih jauh.

"Kami berusaha memotong tali kapal supaya tidak menyebar. Tangan saya terluka saat membantu," ungkapnya.

Dalam informasi yang dihimpun, terdapat enam ABK di atas kapal saat kejadian. Satu orang dilaporkan selamat, empat lainnya mengalami luka bakar dan telah dilarikan ke rumah sakit. Sementara satu ABK lainnya masih dinyatakan hilang hingga sekitar pukul 01.30 WIB.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Belum ada keterangan resmi terkait asal ledakan maupun rincian korban secara lengkap.



(sun/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads