Kapal Tongkang Terbakar di Kotim Diduga Tersambar Petir Saat Muat BBM

Kapal Tongkang Terbakar di Kotim Diduga Tersambar Petir Saat Muat BBM

Ayuningtias Puji Lestari - detikKalimantan
Senin, 30 Mar 2026 17:30 WIB
Kebakaran kapal tongkang di Kotawaringin Timur. (dok BPBD Kotim)
Foto: Kebakaran kapal tongkang di Kotawaringin Timur. (dok BPBD Kotim)
Kotawaringin Timur -

Kapal tongkang pengangkut minyak terbakar di kawasan sungai Mentaya, Kecamatan Baamang, Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Sabtu (28/3/2026) malam. Polda Kalteng kini memeriksa sejumlah saksi. Kapal diduga terbakar usai tersambar petir.

Peristiwa kebakaran terjadi pada sekitar pukul 17.30 WIB. Menurut saksi, awalnya terdengar suara ledakan keras di kawasan tersebut.

"Benar, ditangani Ditpolairud Polda Kalteng. Kini masih dalam proses penyelidikan dengan pemeriksaan saksi-saksi," ujar Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Budi Rachmat kepada detikKalimantan, Senin (30/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam insiden ini, pengawas suplai BBM berinisial HK mengalami luka bakar. Kemudian ada dua korban lain berinisial IF (ABK TB Batara 7) dan MD (Nakhoda Kalindo 1). Salah satunya sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan tubuh hangus. Saat ini masih dilakukan identifikasi untuk memastikan identitas jenazah tersebut.

"Dalam kapal yang terbakar ditemukan satu jenazah dalam kondisi gosong. Diperkirakan salah satu korban yang belum ditemukan," jelasnya.

Dugaan sementara, kata Budi, kapal terbakar karena sambaran petir. Ketika kejadian, diketahui aktivitas suplai BBM sedang berlangsung di tengah kondisi hujan.

"Dugaan sementara, pada saat Kapal LCT Perigi Raya menyuplai BBM ke TB Kalindo 1 (kapal asis yang berada di dok), saat itu cuacanya sedang hujan. Tiba-tiba tersambar petir yang mengakibatkan ledakan dan kebakaran," ungkap Budi.

Ketika LCT Perigi Raya terbakar, masih terdapat muatan BBM sebanyak 30 kilo liter (KL). Kebakaran tersebut kemudian merembet ke kapal lainnya yang juga berada dalam tongkang.

"Mulanya kebakaran terjadi di Kapal LCT Perigi Raya dengan sisa muatan sebanyak 30 kilo liter (KL), kemudian api merambat ke kapal TB BATARA 7," pungkasnya.

Untuk diketahui, proses pemadaman memakan waktu hingga 3 jam. Upaya pemadaman dan evakuasi dilakukan bersama Polres Kotim, Damkar Kotim, dan BPBD Kotim beserta instansi terkait lainnya.



(des/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads