Seorang Pria Nekat Panjat Tower, Tak Kuasa Menahan Sakit Diputus Pacar

Regional

Seorang Pria Nekat Panjat Tower, Tak Kuasa Menahan Sakit Diputus Pacar

Anastasia Trifena - detikKalimantan
Kamis, 23 Apr 2026 13:30 WIB
Pria di Sedati Sidoarjo bikin heboh setelah nekat panjat tower listrik.
Pria di Sedati Sidoarjo bikin heboh setelah nekat panjat tower/Foto: Istimewa)
Balikpapan -

Depresi dan keinginan bunuh diri adalah kondisi serius yang tidak boleh dianggap sepele. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan emosional atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan kesehatan jiwa terdekat atau layanan darurat Healing 119. Anda tidak sendirian.

ARM (24) sempat memanjat tower seluler di Sidoarjo, Jawa Timur pada Rabu (22/4). Ia dievakuasi usai bertahan sekitar tiga jam di atas tower. Kini, ARM ditangani Dinas Sosial Sidoarjo.

Kepala desa tempat Kejadian Perkara (TKP), Sutrisno mengungkapkan, korban masih mengalami trauma setelah aksi dramatis yang disaksikan ribuan warga itu. Banyaknya kerumunan di bawah tower bahkan disebut sempat membuat korban tertekan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak yang nonton, waduh itu ribuan Mbak yang nonton sampai macet," kata Sutrisno saat mengudara di Suara Surabaya, Kamis (23/4/2026).

Bahkan, proses evakuasi sempat memicu kemacetan total di kawasan Margomulyo hingga sekitar lokasi kejadian. Setelah diturunkan dari tower, ARM langsung dilarikan ke Puskesmas karena kondisinya sangat lemah. Usai mendapatkan penanganan medis, ARM kemudian dibawa ke Dinas Sosial Sidoarjo.

Dinas Sosial Sidoarjo disebut tengah berkoordinasi dengan Dinas Sosial di Jawa Tengah (Jateng), untuk langkah penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan ARM dipulangkan kepada keluarganya di Jateng.

"Rencana tadi malam, nanti antara Dinas Sosial Sidoarjo mau menghubungi Dinas Sosial yang ada di Jawa Tengah," jelasnya.

ARM diketahui bekerja di sebuah kafe di kawasan Bypass Juanda. Dari informasi yang diterimanya, pemuda asal Sleman, DIY itu nekat memanjat tower setelah diputus pacarnya.

"Diputus," jawab Sutrisno singkat.

Sutrisno menduga kondisi korban yang melemah saat berada di atas tower juga karena sengaja tidak makan sejak dini hari. Meski kini kondisi fisik ARM berangsur pulih, trauma psikologis disebut masih membekas.

"Alhamdulillah tadi malam dibawa ke Dinas Sosial itu sudah sehat. Cuma bayangannya, masih trauma sedikit-sedikit lah," pungkasnya.

Baca selengkapnya di sini.




(sun/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads