Ketua SPMB SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru, Mariza Uthami mengatakan dalam pendaftaran tahun ajaran 2026/2027 ada 115 siswa yang dinyatakan diterima dalam tes Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
"Kami dari pihak sekolah juga mencatat adanya pendaftaran inden atau pemesanan tempat lebih awal untuk tahun-tahun berikutnya, yakni 43 siswa untuk tahun 2027, 12 siswa untuk tahun 2028, 17 siswa untuk tahun 2029, dan 19 siswa untuk tahun 2030," tutur Mariza, Senin (13/4/2026).
Mariza menyebut ada sejumlah alasan mengapa animo pendaftar di SMP Muhammadiyah 1 begitu besar. Di antaranya karena akreditasi sekolah sudah A yang mencerminkan mutu pendidikan sangat baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan SMP ini meraih predikat Sekolah Unggul dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Satu-satunya SMP Muhammadiyah di Pulau Kalimantan yang memperoleh predikat tersebut.
"Kita juga satu-satunya sekolah di Kalsel yang memiliki program peminatan bagi siswa SMP. Jadi siswa bisa lebih mengembangkan minat bakatnya sejak dini," katanya.
Ia menjelaskan mekanisme pendaftaran inden bisa dilakukan dengan mengisi formulir pemesanan tempat, dan melengkapi persyaratan administrasi dan keuangan. "Kuota inden bersifat terbatas dan dibuka secara transparan. Sementara itu, untuk SPMB reguler, seleksi dilakukan melalui jalur prestasi akademik dan nonakademik sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Kebijakan pendaftaran inden ini, menurut Mariza, diberlakukan untuk memberikan kepastian bagi orang tua yang benar-benar menginginkan pendidikan berkualitas bagi anaknya, sekaligus sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan pendaftar setiap tahunnya.
"Dengan tercatatnya antrean inden hingga tahun 2030, pihak sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sarana dan prasarana, serta tenaga pendidik agar mampu menampung dan membina peserta didik secara optimal," sambung Mariza.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru, Muhazir Fanani menambahkan pihaknya akan selalu menjaga kualitas dan kepercayaan masyarakat Kalimantan Selatan, dalam memberikan layanan pendidikan terbaik kepada siswa dan siswi.
"Kita juga memastikan bahwa beragam inovasi kegiatan dan juga langkah kemajuan dalam perkembangan minat dan bakat siswa yang menjadi salah satu konsentrasi utama yang dikembangkan di sekolahnya," tuturnya.
(sun/des)
