Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menyebut saat ini ada sekitar 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dievaluasi. Dari jumlah tersebut, ada yang terancam dicabut izinnya.
Hal ini disampaikan Abdul Mu'ti dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Pati hari ini. Dia meresmikan revitalisasi satuan pendidikan se-Kabupaten Pati di SMP Negeri 8 Pati.
"Ada 1.500 SPPG yang sekarang dievaluasi dan bahkan mungkin dicabut izinnya karena tidak melaksanakan MBG sebagaimana mestinya. Tapi MBG ini jalan terus karena ini kebijakan untuk membangun generasi yang kuat," jelasnya, dikutip detikJateng, Minggu (12/4/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mu'ti menyebut saat ini Badan Gizi Nasional atau BGN tengah melakukan evaluasi yang sangat ketat terhadap SPPG yang tidak melaksanakan aturan MBG.
"Sampai sekarang ini Badan Gizi Nasional telah melakukan evaluasi sangat ketat terhadap SPPG yang tidak melaksanakan MBG sesuai dengan aturan," jelasnya.
Mu'ti mengatakan bahwa program unggulan Presiden Prabowo Subianto MBG akan terus disempurnakan. Hal ini karena program ini untuk membangun generasi yang kuat.
"Yang terus akan disempurnakan adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), ini akan terus dilaksanakan. Kalau ada kurang-kurang itu nanti kita sempurnakan," katanya.
"Kalau ada yang kurang, yang tidak dimanfaatkan semuanya jangan dibuang semuanya kalau ada kurangnya kita perbaiki, tapi yang sudah ada kita tingkatkan," imbuhnya.
Baca artikel selengkapnya di sini.
