Sejumlah personel dari Ditsamapta dan Satbrimob Polda Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar latihan intensif di lapangan apel Mako Polda Kaltara, Kamis (9/4/2026). Dirsamapta Polda Kaltara, Kombes Andreas Deddy Wijaya mengatakan latihan dilakukan sebagai persiapan Bawah Kendali Operasi (BKO) Nusantara guna mengantisipasi gangguan keamanan di wilayah tugas.
"Latihan gabungan ini difokuskan pada penguatan kemampuan Pengendalian Massa (Dalmas) dan Penanggulangan Huru-Hara (PHH). Jadi para personel memperagakan berbagai skenario penanganan kerumunan massa hingga simulasi tindakan jika terjadi kericuhan," ujar Andreas melalui keterangannya, Kamis (9/4/2026).
Andreas menekankan pentingnya respons cepat dan tindakan yang terukur di lapangan. Menurutnya, kesiapan fisik dan mental menjadi kunci utama dalam menghadapi situasi darurat yang dinamis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Personel dilatih agar mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur. Fokus utama adalah pada kemampuan Dalmas dan PHH karena ini bersentuhan langsung dengan penanganan massa," bebernya.
Selain teknis penanganan massa, latihan ini bertujuan menyinkronkan koordinasi antara Satuan Samapta dan Brimob. "Sinergi kedua satuan ini dianggap krusial agar tidak terjadi miskomunikasi saat diterjunkan dalam operasi pengamanan nyata di lapangan," terangnya.
Andreas menambahkan latihan rutin ini merupakan bagian dari standarisasi profesionalisme kepolisian sebelum dikirim untuk tugas BKO. Dengan latihan intensif, setiap personel diharapkan memiliki pemahaman yang sama terhadap prosedur pengamanan yang berlaku.
"Melalui kolaborasi ini, efektivitas operasi dapat ditingkatkan. Koordinasi harus berjalan lancar saat menghadapi situasi nyata untuk memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga," pungkasnya.
(sun/bai)
