Rumah Kebakaran, Markonah yang Stroke Tak Bisa Keluar dan Tewas Terbakar

Regional

Rumah Kebakaran, Markonah yang Stroke Tak Bisa Keluar dan Tewas Terbakar

Hilda Meilisa Rinanda - detikKalimantan
Minggu, 05 Apr 2026 12:35 WIB
Kebakaran rumah di Mojokerto menewaskan pemilik rumah.
Kebakaran rumah di Mojokerto menewaskan pemilik rumah/Foto: Istimewa)
Balikpapan -

Di Dusun Sidokalang, Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Mojokerto, Jawa Timur, kobaran api melalap rumah hingga rata dengan tanah. Kebakaran juga merenggut nyawa penghuni rumah yang tak berdaya akibat stroke.

Dikutip detikJatim, kebakaran terjadi pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Rumah milik Markonah (52) itu dihuni bersama ibunya Siatun (75), dan putranya FA (14). Warga yang mengetahui kejadian tersebut berusaha memberikan pertolongan. Namun upaya mereka tak mampu menyelamatkan korban.

"Ditolong warga menyiram secara manual, tapi korban tidak tertolong, terbakar di dalam rumah," ujar Kepala Dusun Sidokalang, Riska di lokasi kejadian, Sabtu (4/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Riska, saat kebakaran terjadi, Markonah tidak bisa menyelamatkan diri karena menderita stroke. Sementara itu, ibu dan anaknya bisa keluar dari rumah.

"Karena sakit stroke, tidak ada yang mengangkat, kobaran api sudah besar, warga tidak berani mendekat," ujar Riska.

Api dengan cepat membesar, terlebih kondisi rumah yang sebagian besar terbuat dari bahan mudah terbakar membuat si jago merah semakin sulit dikendalikan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh obat nyamuk bakar yang mengenai benda mudah terbakar.

"Penyebabnya obat nyamuk bakar ditaruh kertas, terbakar. Karena rumahnya dari gedeg (bilik bambu) sehingga mudah terbakar," ujar Riska.

Api padam setelah sejumlah truk pemadam kebakaran (PMK) dikerahkan ke lokasi. Namun, rumah korban sudah dalam kondisi rata dengan tanah.

Tak hanya rumah, dua sepeda motor milik korban, yakni Honda Revo dan BeAT, turut hangus terbakar. Kapolsek Jetis Kompol Edi Purwo Santoso membenarkan kejadian kebakaran tersebut yang menewaskan pemilik rumah.

Ia memastikan jenazah Markonah telah dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk dilakukan visum. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di rumah dengan material mudah terbakar.

Baca selengkapnya di sini.




(sun/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads