Ada Warga Bawa Sajam Saat Antre BBM di Kubu Raya, Polisi Turun Tangan

Ada Warga Bawa Sajam Saat Antre BBM di Kubu Raya, Polisi Turun Tangan

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Jumat, 20 Mar 2026 11:59 WIB
Polisi mengamankan situasi tegang di SPBU Sungai Rengas, Kubu Raya. (dok Polsek Sungai Kakap)
Foto: Polisi mengamankan situasi tegang di SPBU Sungai Rengas, Kubu Raya. (dok Polsek Sungai Kakap)
Kubu Raya -

Antrean panjang pengisian BBM jenis Pertalite di SPBU Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), sempat memanas, Jumat (20/3/2026). Sejumlah warga yang mengantre dilaporkan terlibat ketegangan hingga ada yang membawa senjata tajam (sajam).

Ketegangan terjadi akibat warga saling berebut untuk masuk ke area SPBU di tengah antrean panjang kendaraan yang mengular sejak pagi.

Kapolsek Sungai Kakap, Dolas Zimmi Saputra Nainggolan melalui Kanit Reskrim Polsek Sungai Kakap, Adrianus Ari memastikan kondisi saat ini sudah kembali aman dan kondusif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahwa kondisi saat ini sudah aman dan kondusif. Semua sudah tenang. Hanya emosi sesaat sesama warga yang mengantre," ujar Adrianus kepada detikKalimantan, Jumat siang.

Ia menjelaskan, insiden tersebut dipicu karena warga saling berebut masuk ke SPBU untuk mendapatkan BBM, sehingga memicu cekcok di lokasi.

"Ketegangan dipicu karena rebutan masuk ke SPBU," jelasnya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihak kepolisian langsung turun tangan melakukan pengamanan di lokasi. Aparat juga melakukan pengaturan antrean agar distribusi BBM tetap berjalan lancar.

Adrianus menambahkan, dirinya sudah berada di lokasi sejak pagi untuk memastikan situasi tetap terkendali.

"Saya sudah standby di sini dari jam 6 pagi untuk memastikan pendistribusian BBM berjalan dengan lancar dan aman," katanya.

Meski sempat memanas, kata dia, tidak ada laporan korban dalam insiden tersebut. Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre dan tidak terpancing emosi demi menjaga situasi tetap kondusif.



(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads