Spekulasi Kondisi Mojtaba Khamenei hingga Belum Tampil Langsung di Publik

Internasional

Spekulasi Kondisi Mojtaba Khamenei hingga Belum Tampil Langsung di Publik

Tim detikcom - detikKalimantan
Selasa, 17 Mar 2026 10:00 WIB
A young Iranian woman hugs a portrait of Irans new Supreme Leader, Ayatollah Mojtaba Khamenei, the son of the late Leader Ayatollah Ali Khamenei, during a rally to pledge allegiance to Mojtaba Khamenei amid the U.S.-Israeli military campaign in Tehran, Iran, on March 9, 2026. (Photo by Morteza Nikoubazl/NurPhoto via Getty Images)
Mojtaba Khamenei. Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
Balikpapan -

Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, belum tampil secara langsung di depan publik Iran setelah diumumkan sebagai pemimpin baru menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei. Kabar tentang dirinya pun bermunculan, mulai dari isu bahwa Mojtaba terluka hingga harus menjalani operasi di Rusia.

Dihimpun detikNews, Mojtaba Khamenei dipilih untuk menjadi pemimpin tertinggi baru di Iran pada 1 Maret 2026 lalu. Ia pertama kali menyampaikan pernyataan publik pada Kamis, 12 Maret 2026. Namun, pernyataan itu disampaikan secara tertulis dan tidak muncul di depan kamera.

Pesan Mojtaba, yang dibacakan oleh seorang presenter pemerintah Iran, menyatakan bahwa ia berjanji tetap menutup Selat Hormuz. Ia juga mendesak negara-negara tetangga untuk menutup pangkalan militer AS di wilayah masing-masing. Jika tidak, mereka berisiko menjadi target serangan dari Teheran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya meyakinkan semua orang bahwa kami tidak akan menahan diri untuk membalas darah para martir," tegas Mojtaba.

Kabar terbaru yang dilaporkan Metro.co.uk pada Senin (16/3/2026), Mojtaba Khamenei diam-diam dievakuasi ke Rusia untuk menjalani operasi kaki. Operasi tersebut dilaporkan berlangsung di istana kepresidenan, kediaman Presiden Vladimir Putin.

Sementara surat kabar Kuwait Al-Jarida mengabarkan bahwa Mojtaba telah dievakuasi dari bunker yang dihantam saat serangan AS-Israel. Dalam kejadian itulah Ayatollah Ali Khamenei tewas, bersama ibu, istri, dan anak laki-laki Mojtaba.

Mojtaba disebut "diselundupkan" keluar dari Iran melalui evakuasi rahasia menuju Rusia, menggunakan sebuah pesawat militer Rusia. Mojtaba dikabarkan keluar dari Iran dalam kondisi luka parah. Operasinya di Rusia pun disebut telah berhasil.

Al-Jarida mengklaim bahwa informasi tersebut berasal dari "sumber pejabat tinggi yang dekat dengan Pemimpin Tertinggi Iran yang baru", tetapi belum terverifikasi kebenarannya. Teheran juga belum memberikan tanggapan langsung atas laporan Al-Jarida tersebut.

Berbagai laporan juga menyebut kondisi Mojtaba yang beragam. Ada yang mengatakan Mojtaba mengalami patah kaki dan luka gores di bagian wajah. Ada pula yang mengatakan Mojtaba kehilangan satu kaki dan dalam kondisi koma.

Di tengah berbagai spekulasi terkait kondisinya, Mojtaba sempat merilis pernyataan bernada penuh amarah dan memastikan akan menuntut balas dendam terhadap AS dan Israel.

Otoritas Iran juga mengatakan bahwa Mojtaba dipastikan masih hidup. Pernyataan ini menampik kabar yang diterima Presiden AS Donald Trump, yang menyebut bahwa Mojtaba sudah tidak bernyawa.

"Pemimpin revolusi dalam keadaan sehat dan sepenuhnya memantau situasi," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi.

Baca selengkapnya di detikNews.



(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads