Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Yos (40), pemancing yang hilang usai perahu ketintingnya terbalik dihantam arus deras di Sungai Kayan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pencarian hari ketiga.
Kepala Basarnas Tarakan, Syahril, mengungkapkan jasad korban ditemukan pada Kamis (12/3/2026) sore. Korban ditemukan terbawa arus sejauh kurang lebih 3,26 Nautical Miles (NM) dari lokasi awal kejadian (LKP).
"Pada pukul 15.30 WITA, Tim SAR Gabungan telah menemukan korban atas nama Yos dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Kayan, masuk wilayah Kecamatan Peso Hilir," ujar Syahril dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai ditemukan, jasad pria paruh baya warga Desa Long Bia tersebut langsung dievakuasi oleh petugas dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.
"Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi dihentikan," ungkapnya.
Seluruh unsur SAR gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Bulungan, Koramil Peso, BPBD Kabupaten Bulungan, serta masyarakat setempat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
"Pada pukul 15.45 WITA, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan operasi SAR diusulkan ditutup dengan ucapan terima kasih atas kesiapsiagaan seluruh unsur yang terlibat," imbuh Syahril.
Sebagai informasi, insiden nahas ini bermula saat korban bersama rekannya sedang memancing menggunakan perahu ketinting di aliran Sungai Kayan, Desa Long Bia, Kecamatan Peso, pada Selasa (10/3) sekitar pukul 15.15 WITA. Tiba-tiba, perahu mereka dihantam arus deras hingga terbalik.
Rekan korban berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menepi ke daratan. Sementara itu, Yos terseret derasnya arus sungai bersama perahunya. Saksi selamat kemudian melaporkan insiden ini ke Kalak BPBD Bulungan, Rapidin, yang selanjutnya berkoordinasi dengan Unit Siaga SAR Bulungan untuk memulai proses pencarian.
