Perahu Terbalik Dihantam Arus Sungai Kayan Bulungan, 1 Pemancing Hilang

Perahu Terbalik Dihantam Arus Sungai Kayan Bulungan, 1 Pemancing Hilang

Oktavian Balang - detikKalimantan
Rabu, 11 Mar 2026 21:00 WIB
Tim SAR Gabungan kembali menyisir Korban di Sungai Kayan.
Tim SAR Gabungan kembali menyisir Korban di Sungai Kayan. Foto: Dok. Basarnas Tarakan
Bulungan -

Kecelakaan menimpa dua warga saat memancing di Sungai Kayan, Desa Long Bia, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara). Perahu ketinting yang mereka tumpangi karam terbalik usai dihantam arus deras. Satu orang dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tarakan, Syahril, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebutkan, korban yang hilang diketahui bernama Joshua Yulius (40), warga Desa Long Peso. Sementara satu rekannya, Yoseppranius (38), berhasil selamat.

"Telah terjadi kecelakaan kapal perahu ketinting terbalik dihantam arus pada saat memancing di Sungai Kayan. Saksi yang selamat berhasil menepi dan 1 korban hanyut terbawa arus," jelas Syahril dalam laporan resminya, Rabu (11/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa ini bermula pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Saat itu, Joshua dan Yoseppranius berangkat memancing menggunakan perahu ketinting.

"Namun nahas, setelah kurang lebih 30 menit perjalanan dan melewati aliran Giram Raya di hulu Batu Belalang, perahu mereka mendadak karam," tuturnya.

Yoseppranius berhasil berenang ke pinggir sungai dan menyelamatkan diri. Sementara Joshua hanyut terseret arus bersama perahu menuju arah hilir Batu Belalang.

"Yoseppranius yang selamat langsung melaporkan kejadian ini ke BPBD Bulungan yang langsung berkoordinasi dengan Unit Siaga SAR," ungkapnya.

Tak lama setelah kejadian, anggota Koramil Peso bersama pihak puskesmas (PKM) dan keluarga korban sempat melakukan penyisiran dari titik lokasi kejadian hingga ke hilir Kampung Long Bia, namun korban belum ditemukan. Adapun perahu ketinting yang digunakan korban dilaporkan telah berhasil ditemukan dan diamankan oleh karyawan PLTA setempat.

"Hingga memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan kembali menyisir lokasi. Pencarian difokuskan menggunakan metode visual di sekitar titik jatuhnya korban (koordinat 2Β°41'27.29"N 116Β°46'34.69"E)," ucapnya.

Meski cuaca di lokasi dilaporkan cerah dan tidak ada hambatan berarti, operasi SAR pada hari kedua belum membuahkan hasil.

"Pada hari Rabu (11/3) pukul 18.00 Wita, Tim SAR Gabungan telah melaksanakan pencarian dengan metode visual di sekitar lokasi kejadian dengan hasil nihil. Operasi SAR dihentikan sementara dan dilanjutkan pagi hari Kamis (12/3) pukul 06.00 Wita," terang Syahril.

Tim juga telah mengerahkan sejumlah alat utama (Alut) SAR, termasuk 1 unit Rescue Dimex, 1 unit perahu karet (rubber boat), perlengkapan medis, dan alat komunikasi.

"Adapun tim yang terlibat dalam Operasi SAR gabungan ini diantaranya, Unit Siaga SAR Bulungan, Koramil Peso, BPBD Kabupaten Bulungan, serta dibantu oleh keluarga dan masyarakat sekitar, " pungkasnya.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads