Tata Cara Salat Qobliyah Subuh, Lengkap dengan Niat, Doa, dan Keutamaannya

Tata Cara Salat Qobliyah Subuh, Lengkap dengan Niat, Doa, dan Keutamaannya

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Senin, 09 Mar 2026 22:01 WIB
jadwal Imsakiyah dan Subuh DKI Jakarta minggu ini, pada 19 - 22 Februari
Ilustrasi subuh. Foto: Pixabay/Yourillustration
Balikpapan -

Tahukah detikers, ada satu salat sunnah sebelum Subuh yang sangat dicintai dan selalu dijaga oleh Rasulullah SAW? Hanya terdiri dari dua rakaat, tetapi nilainya begitu besar hingga disebut lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.

Salat itulah yang dikenal sebagai salat qobliyah Subuh, dimulai setelah masuk waktu Subuh (setelah azan Subuh) dan sebelum salat fardhu Subuh dilaksanakan. Salat ini tidak boleh dikerjakan sebelum masuk waktu Subuh. Jika iqamah sudah dikumandangkan, maka yang didahulukan adalah shalat wajib Subuh.

Salat qobliyah Subuh merupakan bagian dari salat sunnah rawatib, yaitu salat sunnah yang mengiringi shalat wajib. Kata qobliyah sendiri berarti "sebelum", sehingga salat ini dikerjakan sebelum salat fardhu Subuh, tepat setelah masuk waktu Subuh atau setelah azan dikumandangkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagaimana yang disebutkan dalam buku Panduan Dzikir Harian oleh Baharuddin, pelaksanaan salat qobliyah Subuh hanya dua rakaat dan dianjurkan membaca surat pendek yang ringan, tapi tetap penuh kekhusyukan. Walau singkat, Rasulullah SAW sangat menjaga salat ini, bahkan dalam kondisi safar. Hal ini menunjukkan bahwa qobliyah Subuh menjadi amalan pembuka hari yang penuh keberkahan.

Keutamaan Salat Qobliyah Subuh

Keutamaan salat ini sangat besar sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

Artinya:

"Dua rakaat (sunnah) fajar lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya." (HR Muslim)

Dalam riwayat lain pun disebutkan:

لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ ﷺ عَلَى شَيْءٍ مِنَ النَّوَافِلِ أَشَدَّ تَعَاهُدًا مِنْهُ عَلَى رَكْعَتَيِ الْفَجْرِ

Artinya:

"Nabi SAW tidak pernah begitu menjaga suatu shalat sunnah melebihi penjagaan beliau terhadap dua rakaat (sunnah) sebelum Subuh." (HR Bukhari dan Muslim)

Niat Salat Qobliyah Subuh

Niat dilakukan di dalam hati, saat takbiratul ihram. Berikut lafal niat yang dibaca:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatas shubhi rak'ataini lillâhi ta'âlâ

Artinya:

"Aku niat salat sunnah Subuh dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Salat Qobliyah Subuh

Pada dasarnya, tata cara salat qabliyah Subuh sama seperti shalat sunnah dua rakaat lainnya, yaitu:

  • Niat dalam hati
  • Takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Membaca Surah Al-Fatihah
  • Membaca surah pendek
  • Ruku'
  • I'tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Rakaat kedua dengan urutan yang sama
  • Tasyahud akhir
  • Salam

Rasulullah SAW menganjurkan agar salat ini dilakukan secara ringan atau tidak terlalu panjang bacaannya. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa beliau membaca surah Al-Kafirun pada rakaat pertama, kemudian dilanjutkan dengan surah Al-Ikhlas pada rakaat kedua.

Doa Setelah Salat Qobliyah Subuh

Dikutip dari buku Amalan-amalan untuk Mempercepat Datangnya Rezeki karya Nasrudin, disebutkan ada salah satu doa yang dapat diamalkan setelah menunaikan salat qobliyah Subuh sebagai bentuk rasa syukur sekaligus permohonan agar rezeki terus mengalir dan diberkahi Allah SWT. Berikut bacaan doanya:

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ رَزَقَنِيْ هَذَا مِنْ خَيْرٍ حَوْلٍ مِنِّي وَلَاقُوَّةٍ، اَللَّهُمَّ بَارِكْ فِيْهِ.

Alhamdu lillaahil ladzii rozaqonii haadzaa min khoiri haulin minnii wa laa quwwatin, Alloohumma baarik fiihi.

Artinya:

"Segala puji bagi Allah, yang telah memberikan rezeki kepadaku dengan tidak ada daya dan kekuatan bagiku. Ya Allah, semoga Engkau berkahi rezeki kepunyaanku."

Setelah membaca doa tersebut, dianjurkan pula melanjutkannya dengan doa yang sering dipanjatkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana yang diterangkan oleh Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar berikut:

اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرِيلَ، وَإِسْرَافِيْلَ، وَمِيْكَائِيْلَ، وَمُحَمَّدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّار

Allahumma rabbi jibrila, wa israfila, wa mikaila, wa muhammadin nabiyyi shallallahu alaihi wasallam, a'udzu bika minan-nar.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan Jibril, Israfil, Mikail dan Tuhan Nabi Muhammad. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka."

Salat qobliyah Subuh adalah salat sunnah dua rakaat yang dikerjakan sebelum salat wajib Subuh dan memiliki keutamaan luar biasa. Maka dari itu, meskipun hanya dua rakaat, baiknya kita membiasakan diri untuk menjaga salat sunnah ini karena keutamaannya yang lebih baik dari seisi dunia. Wallahua'lam.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads