Perbanyak 5 Amalan Ini di Malam Nuzulul Quran, Simak Keutamaannya!

Langkah Emas Raih Kemenangan

Perbanyak 5 Amalan Ini di Malam Nuzulul Quran, Simak Keutamaannya!

Bayu Ardi Isnanto - detikKalimantan
Jumat, 06 Mar 2026 08:00 WIB
Reading Al Quran in the mosque
Ilustrasi membaca Al-Qur'an. Foto: iStock
Balikpapan -

Malam ke-17 Ramadhan merupakan peristiwa ketika ayat Al-Qur'an pertama kali turun kepada Nabi Muhammad Saw. Peristiwa ini kita kenal dengan sebutan Nuzulul Quran.

Malam yang penuh kemuliaan ini sebaiknya tidak dilewatkan begitu saja. Umat Islam disunahkan untuk memperbanyak amalan.

Pada tahun ini, malam Nuzulul Quran jatuh pada Jumat, 6 Maret 2026 setelah memasuki waktu magrib. Apa saja amalan yang harus diperbanyak dan apa keutamaan malam Nuzulul Quran? Simak di sini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amalan di Malam Nuzulul Quran

Berikut sederet amalan malam Nuzulul Quran seperti dilansir dari situs Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan NU Online:

1. Membaca Al-Qur'an (Tilawah)

Membaca Al-Qur'an menjadi amalan paling utama. Menurut kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi, pada malam ini Malaikat Jibril AS turun untuk menyimak dan membimbing bacaan Al-Qur'an Nabi Muhammad SAW.

وقد جاء عن بعض أصحابنا أنه ليلة نزول القرآن، وقد نزل على النبي صلى الله عليه وسلم فيها جبريل عليه السلام، وأمره بقراءة القرآن بمختلف الأقراء، وأخبره بتفسير الشريعة الإسلامية

Artinya: Telah datang dari beberapa sahabat kami bahwa pada malam Nuzulul Quran turunlah Jibril as ke hadapan Nabi SAW dan beliau memerintahkan beliau membaca Alquran dengan berbagai macam bacaannya dan menunjukkan cara membacanya dengan baik, serta memberikan penjelasan tentang hukum-hukum syariat Islam.

2. Mengerjakan Sholat Malam

Shalat malam (seperti Tahajud, Hajat, atau Tasbih) adalah ibadah paling mulia setelah shalat wajib. Dalam HR. Ath-Thabrani, Malaikat Jibril menyebutkan bahwa kehormatan dan kemuliaan seorang mukmin terletak pada shalat malamnya.

جَاءَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَامُ إِلَى النَّبِيِّ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ-، فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ، عِشْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَيِّتٌ، وَأَحْبِبْ مَنْ أَحْبَبْتَ فَإِنَّكَ مَفَارِقُهُ، وَاعْمَلْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَجْزِيٌّ بِهِ، ثُمَّ قَالَ: يَا مُحَمَّدُ شَرَفُ الْمُؤْمِنِ قِيَامُ اللَّيْلِ وَعِزُّهُ اسْتِغْنَاؤُهُ عَنِ النَّاسِ

Artinya: "Jibril as datang menemui Nabi saw. Lalu berkata (kepada beliau): "Wahai Muhammad, hiduplah sekehendakmu (namun ingatlah) selanjutnya engkau benar-benar akan mati. Cintailah siapa saja yang engkau cintai (namun ingatlah) selanjutnya engkau benar-benar akan berpisah dengannya. Dan berbuatlah sekehendakmu (namun ingatlah) selanjutnya benar-benar engkau akan menerima balasan dari apa yang engkau perbuat", Lalu dia berkata lagi: "Wahai Muhammad, kemuliaan seorang mukmin terletak pada shalat malam. Kehormatannya terletak pada tidak butuhnya ia kepada manusia." (HR Ath-Thabrani dalam al-Mu'jam al-Awsath).

3. Melaksanakan I'tikaf

Dianjurkan beriktikaf di masjid dengan niat ibadah. I'tikaf menjadi sarana untuk fokus merangkai amal ibadah tanpa gangguan duniawi.

Adapun niat i'tikaf sebagai berikut :

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ للهِ تَعَالَى

Artinya: "Aku berniat i'tikaf di masjid ini karena Allah."

4. Memperbanyak Dzikir

Terus mengingat Allah dalam setiap helaan napas. Keutamaan dzikir sangat besar, bahkan disebutkan dalam firman Allah bahwa mengingat Allah (dzikrullah) memiliki keutamaan yang lebih besar dari ibadah lainnya.

اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِۗ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

Artinya: "Sungguh, mengingat Allah (dzikrullah) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."

5. Berdoa Kepada Allah

Memanfaatkan waktu-waktu mustajab di malam hari untuk memohon hajat, kebaikan, dan perlindungan secara langsung kepada Allah SWT. Semua doa akan diijabah di bulan Ramadhan.

Keutamaan Malam Nuzulul Quran

Dilansir dari situs NU Jatim, berikut 5 keutamaan memperbanyak membaca Al-Quran pada malam Nuzulul Quran:

1. Meraih Hidayah dan Pedoman Hidup

Nuzulul Qur'an memperingati turunnya petunjuk hidup bagi umat manusia. Al-Qur'an berfungsi sebagai Al-Furqan (pembeda yang haq dan bathil) yang mengantarkan manusia pada keselamatan dunia dan akhirat, sebagaimana janji Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 185.

Allah SWT telah berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

Artinya: Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil). (QS Al-Baqarah: 185)

2. Mendapatkan Pahala Berlipat Ganda

Membaca Al-Qur'an memiliki kalkulasi pahala yang istimewa. Sesuai HR. At-Tirmidzi, satu huruf Al-Qur'an diganjar dengan sepuluh kebaikan. Pahala ini akan berlipat ganda secara eksponensial apabila diamalkan pada bulan suci Ramadhan.

Rasulullah SAW bersabda:

عن عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ، يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

Artinya: Dari Abdullah Ibnu Mas'ud, Rasulullah Saw bersabda, "barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur'an), maka dia akan memperoleh satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan dilipatkan dengan sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lâm mîm (sebagai) satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lâm satu huruf, dan mîm satu huruf. (HR At-Tirmidzi : 2835).

3. Mengamalkan Ibadah Paling Utama

Rasulullah SAW menetapkan bahwa membaca Al-Qur'an adalah ibadah yang paling mulia bagi umat Islam, seperti yang diriwayatkan dalam HR. Al-Baihaqi.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ عِبَادَةِ أُمَّتِي قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ

Artinya: Rasulullah Saw bersabda, sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur'an. (HR Al-Baihaqi).

4. Jaminan Syafaat pada Hari Akhir

Al-Qur'an bukan sekadar bacaan di dunia, melainkan entitas yang akan datang memberikan syafaat atau pertolongan secara langsung kepada para pembacanya kelak di Yaumul Hisab, sesuai dengan sabda Nabi dalam HR Muslim.

اقْرَأُوا القُرْآنَ فَإِنَّه يَأْتِي يَومَ القِيامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ

Artinya: Bacalah Al-Qur'an, sesungguhnya ia pada hari kiamat akan datang memberi syafaat kepada pembacanya. (HR Muslim: 1337).

5. Mendatangkan Ketenangan Jiwa

Mengkaji Al-Qur'an terbukti menjadi penyembuh psikologis. Berkumpul untuk membaca dan mempelajari Al-Qur'an menjanjikan turunnya ketenangan jiwa, curahan rahmat, serta naungan para malaikat.

Rasulullah SAW bersabda:

وَما اجْتَمع قَوْمٌ في بَيْتٍ مِن بُيُوتِ اللهِ، يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ، وَيَتَدَارَسُونَهُ بيْنَهُمْ، إِلَّا نَزَلَتْ عليهمِ السَّكِينَةُ

Artinya: Tidaklah suatu kaum berkumpul diantara rumah-rumah Allah sambil membaca Kitabullah, dan saling mempelajari diantara mereka. Kecuali akan turun kepada mereka ketenangan, dan diberikan rahmat serta malaikat akan menaunginya. Dan mereka akan diingat disisi Allah. (HR. Muslim : 4867).

Wallahu A'lam.

Halaman 2 dari 2
(bai/sun)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads