Prediksi Prof Jiang Xueqin: Iran Bakal Kalahkan AS

Internasional

Prediksi Prof Jiang Xueqin: Iran Bakal Kalahkan AS

Novia Aisyah - detikKalimantan
Rabu, 04 Mar 2026 17:00 WIB
Smoke rises following an explosion, after Israel and the U.S. launched strikes on Iran, in Tehran, Iran, March 1, 2026. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS PICTURE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY TPX IMAGES OF THE DAY
Perang di Iran. Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS
Balikpapan -

Prof Jiang Xueqin dalam konten YouTube-nya kembali membahas perang antara Amerika Serikat (AS) berperang dengan Iran. Dia memprediksi AS bakal kalah.

"Jadi, seperti yang Anda ketahui, Perang Dunia III telah dimulai. AS dan Israel telah mulai menyerang Iran dan kita sekarang berada di hari keempat perang ini," ungkap pendidik sekaligus penulis tersebut, dikutip detikEdu..

"Dan kita dapat memperkirakan perang ini akan berlangsung selama berminggu-minggu, mungkin juga selama bertahun-tahun. Tapi saya bisa meyakinkan Anda setelah perang ini berakhir, dunia tidak akan pernah sama lagi," kata Prof Jiang dalam video terbarunya pada Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prof Jiang mengatakan AS tidak siap dengan perang abad 21. Ia mengatakan, AS menggunakan strategi "shock and all" yang dianalogikan sebagai memenggal kepala musuh, kemudian tubuhnya akan jatuh.

Namun Iran, menurut Prof Jiang, melihat hal ini sebagai perang agama. Maka dari itu Iran mengumumkan perang penuh. Perang akan berlanjut meski pimpinan Iran sudah meninggal.

"Jadi Anda memenggal kepalanya, itu tidak mengubah apa pun," ujarnya.

"Tapi sayangnya Israel dan Amerika menggunakan ini sebagai doktrin militer. Doktrin militer hanya berarti bagaimana Anda merancang militer Anda untuk tujuan apa," lanjut Prof Jiang.

"Jadi meskipun Amerika tampak seperti tentara yang tak terkalahkan, mereka tidak dilengkapi untuk berperang dalam perang abad ke-21 melawan drone, melawan fanatik agama," kata sosok yang juga aktif di berbagai media luar negeri itu.

Adanya perang juga akan menutup Selat Hormuz. Dampaknya, ekonomi global akan tercekik dan Amerika runtuh.

"Jadi Selat Hormuz adalah kunci dan Iran menutupnya untuk mencekik ekonomi global dan oleh sebab itu meruntuhkan kerajaan AS," kata Prof Jiang.

Baca artikel selengkapnya di sini.




(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads