Video viral 'cukup aku WNI, anak aku jangan' yang diunggah seorang alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berbuntut panjang. Sang suami yang juga seorang alumni dipanggil oleh LPDP untuk pemeriksaan karena ada dugaan belum menyelesaikan kewajiban kontribusi dalam negeri setelah menamatkan studi. Suami terancam harus mengembalikan dana beasiswa LPDP jika terbukti demikian.
Dikutip detikcom dari pernyataan LPDP, pihaknya telah memanggil AP, suami dari DS (pengunggah video viral paspor Inggris anak). AP dimintai klarifikasi mengenai kabar dirinya belum kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan.
AP akan diberi sanksi jika terbukti melanggar kontrak tersebut. Salah satu sanksinya yakni pengembalian seluruh dana beasiswa yang telah digunakan selama pendidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"LPDP tengah melakukan pemanggilan kepada Saudara AP untuk meminta klarifikasi serta melakukan proses penindakan dan pengenaan sanksi sampai pengembalian seluruh dana beasiswa. Apabila terbukti bahwa kewajiban berkontribusi di Indonesia belum dipenuhi," demikian bunyi keterangan LPDP pada Minggu (22/2/2026).
Pihak LPDP menegaskan akan menegakkan aturan secara adil demi memastikan integritas lembaga tetap terjaga.
"LPDP berkomitmen untuk menegakkan aturan secara adil, konsisten, dan bertanggung jawab kepada seluruh awardee dan alumni, serta terus menjaga integritas institusi dalam memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia," katanya.
Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan berinisial DS menunjukkan paspor Inggris untuk anak keduanya. Video tersebut menuai pro-kontra. Ada yang mengecam tindakan perempuan tersebut, ada juga yang mendukung.
Dilansir detikEdu, kontroversi ini bermula dari video seorang perempuan yang disebut-sebut sebagai awardee LPDP yang menerima paket berupa paspor Inggris untuk anaknya. Paspor tersebut diterima dari Home Office Inggris. Paspor tersebut mengesahkan status anaknya menjadi warga negara Inggris.
Dalam video tersebut, perempuan itu mengaku memang mengusahakan agar anak-anaknya memiliki paspor yang kuat. Ia juga menegaskan cukup dirinya saja yang menjadi WNI. Unggahan tersebut viral dan menuai kontroversi sebelum akhirnya pemilik akun menghapus videonya.
Sementara itu, pemilik akun sendiri sudah membuat klarifikasi bahwa dirinya telah memenuhi kewajiban sebagai penerima LPDP. Ia menyebut video itu sebagai ungkapan kekesalannya pada kebijakan pemerintah yang menurutnya tidak pro rakyat.
Artikel ini telah tayang di detikNews dengan judul Suami DS 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan' Terancam Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
(des/des)
