Seorang lansia pedagang ikan berusia 71 tahun di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) tewas usai menjadi korban tabrak lari. Dari CCTV yang beredar, selain ditabrak, korban juga sempat terlindas hingga 3 kali oleh motor dan mobil yang melintas.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Samarinda, Iptu Javier Syukur membenarkan peristiwa dalam CCTV yang beredar tersebut. Peristiwa terjadi menjelang Subuh hari ini.
"Betul (tabrak lari) kejadian Subuh tadi menjelang azan subuh, dan yang menabrak tersebut meninggalkan korbannya," ujar Javier kepada detikKalimantan, Sabtu (21/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa itu terjadi di Depan Masjid Al Ishlah, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir pada, Sabtu (21/2) sekira pukul 04.44 Wita. Korban baru ditemukan oleh warga sekitar 1 jam setelah kejadian.
"Saat dibawa ke rumah sakit korban dinyatakan telah meninggal dunia satu jam setelah kejadian," jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan TKP, lokasi kejadian memang gelap dan hujan lebat, sehingga kemungkinan pengendara tidak melihat korban.
"Jadi memang di lokasinya itu gelap, kemudian kita dapat informasi dari relawan posisinya korban tergeletak dan tertutup kain, jadi kemungkinan beberapa kendaraan gak liat dan kondisi juga hujan deras," tuturnya.
(bai/bai)
