Delcy Hary Setiawan (27) alias Odel ditemukan meninggal dunia dalam kamar kosnya di Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Sebelum ditemukan tewas, Odel sempat disarankan berobat oleh pemilik kos. Namun, korban menolak dengan alasan tak punya asuransi kesehatan.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Tarakan Ipda Eko Susilo mengatakan awalnya pemilik kos, Suprianto, merasa curiga ketika melihat korban di warung pada Sabtu (31/1/2026) pukul 21.45 Wita. Menurut pengakuan Suprianto, saat itu Odel mengeluh sakit dan sesak napas.
"Saksi sempat menyarankan korban untuk berobat. Namun, korban mengaku tidak memiliki BPJS Kesehatan dan memilih kembali ke kamar kosnya," tutur Eko kepada detikKalimantan, Minggu (1/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keesokan harinya, Suprianto mengamati korban Odel tidak keluar-keluar lagi dari kamar. Akhirnya dia memutuskan untuk mengecek kamar korban sekitar pukul 10.30 Wita. Begitu pintu kamar berhasil dibuka, pemilik kos mendapati korban sudah meninggal dunia.
"Besoknya, saat pemilik kos mengecek dan membuka kamar, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa," lanjutnya.
Saat jenazah Odel ditemukan, kondisi mulut dan hidungnya sudah berbusa. Polisi langsung mengevakuasi jenazah ke RSUD untuk visum et repertum serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Berdasarkan hasil visum forensik rumah sakit, kondisi fisik korban berperawakan kurus, diduga mengalami malnutrisi atau kekurangan gizi. Tanda kematian ditemukan lebam mayat merah gelap di leher, punggung, dan pinggang. Kaku mayat sudah sukar dilawan," lanjutnya.
Odel sendiri diketahui berasal dari Desa Malinau Hulu, Kabupaten Malinau, Kaltara. Di Tarakan, dia bekerja sebagai karyawan toko.
