Malam Nisfu Syakban merupakan salah satu malam yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Malam itu jatuh pada pertengahan bulan Syakban, tepatnya malam tanggal 15 Syakban.
Dalam banyak riwayat disebutkan Nisfu Syakban termasuk malam yang mustajab untuk berdoa dan memperbanyak ibadah. Rasulullah SAW bersabda terdapat lima malam di mana doa tidak akan ditolak Allah SWT, salah satunya adalah malam Nisfu Syakban:
Arab:
عن أبي أمامة الباهلي قال، قال رسول الله
خمس ليال لا ترد فيهن الدعوة، أول ليلة من رجب، وليلة النصف من شعبان، وليلة الجمعة، وليلة الفطر، وليلة النحر
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya:
Lima malam yang tidak akan ditolak doa di dalamnya: malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Syakban, malam Jumat, malam Idul Fitri, dan malam Idul Adha.
Karena keistimewaan terseut, para ulama menganjurkan umat Islam untuk menghidupkan malam Nisfu Syakban dengan berbagai amalan, terutama salat sunah dan doa. Lalu, apa sebenarnya amalan paling utama di malam Nisfu Syakban?
Amalan di Malam Nisfu Syakban:
1. Salat Tasbih, Amalan yang Paling Diutamakan di Malam Nisfu Syakban
Dikutip dari penjelasan NU, di antara berbagai amalan malam Nisfu Syaban, salat tasbih disebut oleh para ulama sebagai amalan yang paling utama (afdal).
Salat ini diajarkan langsung Rasulullah SAW kepada pamannya, Sayyidina Abbas bin Abdul Muthalib RA, sebagai sarana mendapatkan ampunan Allah SWT.
Salat tasbih terdiri dari empat rakaat. Jika dikerjakan malam hari, dilakukan dua rakaat satu salam. Jika siang hari, boleh empat rakaat satu salam.
Jumlah bacaan tasbih dalam salat ini adalah 300 kali, dengan rincian 75 tasbih di setiap rakaat.
Niat Salat Tasbih (dua salam)
Arab:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Latin:
Usholli sunnatat tasbīḥi rak'ataini lillāhi ta'ālā.
Niat Salat Tasbih (satu salam)
Arab:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى
Latin:
Usholli sunnatat tasbīḥi arba'a raka'ātin lillāhi ta'ālā.
Para ulama menyebut mengerjakan salat tasbih pada malam Nisfu Syakban memiliki nilai keutamaan yang besar karena menggabungkan ibadah salat, zikir, dan permohonan ampun dalam satu amalan.
2. Memperbanyak Salat Sunah Mutlak
Selain salat tasbih, salat sunah mutlak juga sangat dianjurkan pada malam Nisfu Syakban. Hal ini didasarkan pada hadis Fath al-Bari 2/479.
Arab:
قوله صلى الله عليه وسلم
"الصلاة خير موضوع، فمن شاء استكثر ومن شاء استقل"
Artinya:
Salat adalah sebaik-baik amalan. Siapa yang ingin memperbanyak, maka perbanyaklah, dan siapa yang ingin sedikit, maka lakukanlah.
Dalam kitab Majmu' Syarif dijelaskan salah satu kaifiyah salat sunah pada malam Nisfu Syaban, yaitu salat dua rakaat dengan bacaan:
Rakaat pertama: Al-Fatihah + Surat Al-Kafirun
Rakaat kedua: Al-Fatihah + Surat Al-Ikhlas
Pada setiap sujud membaca doa berikut:
Arab:
اللهم إني أعوذ بعفوك من عقابك، وأعوذ برضاك من سخطك، وأعوذ بك منك إليك، لا أحصى ثناء عليك أنت كما أثنيت على نفسك
Latin:
Allāhumma innī a'ūdzu bi'afwika min 'uqūbatik, wa a'ūdzu biriḍāka min sakhaṭik, wa a'ūdzu bika minka ilaik, lā uḥṣī tsanā'an 'alaik, anta kamā ats-naita 'alā nafsik.
Artinya:
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan ampunan-Mu dari siksa-Mu. Aku berlindung dengan keridaan-Mu dari kemurkaan-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari (hukuman)-Mu menuju (rahmat)-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian bagi-Mu; Engkau sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri.
3. Membaca Surat Yasin Tiga Kali Setelah Magrib
Salah satu amalan yang paling sering didengar dan dikerjakan adalah membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali pada malam Nisfu Syakban.
Dalam kitab Asná al-Mathálib, Syaikh Muhammad bin Darwisy menerangkan pembacaan Surat Yasin pada malam Nisfu Syakban beserta doa yang biasa menyertainya merupakan susunan amalan yang dikerjakan sebagian ulama saleh, seperti yang ditegaskan dalam Asná al-Mathálib:
Arab:
وأما قراءة سورة يس ليلتها بعد المغرب والدعاء المشهور فمن ترتيب بعض أهل الصلاح من عند نفسه قيل هو البوني ولا بأس بمثل ذلك
Artinya:
Adapun pembacaan Surat Yasin pada malam Nisfu Syakban setelah Magrib beserta doa yang masyhur, hal itu merupakan susunan amalan dari sebagian orang-orang saleh, yang dinisbatkan kepada Al-Buni, dan tidak mengapa melakukan amalan semacam itu.
Penjelasan lanjutannya juga disebutkan oleh Ad-Dairaby dalam kitab Mujribat. Ia menyebutkan Surat Yasin memiliki kekhususan tertentu jika dibaca pada malam pertengahan bulan Syakban sebanyak tiga kali, dengan niat yang berbeda pada setiap pembacaannya.
Pembacaan pertama diniatkan untuk memohon umur panjang yang dipenuhi keberkahan, ketaatan, dan keteguhan dalam beribadah kepada Allah SWT. Pembacaan kedua diniatkan sebagai ikhtiar agar dijauhkan dari segala bentuk bala, musibah, dan fitnah, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Adapun pembacaan ketiga ditujukan untuk memohon kelapangan rezeki, kekayaan hati, serta keteguhan iman dan Islam hingga akhir kehidupan.
Sebagaimana keterangan Ad-Dairaby:
Arab:
وقال العلامة الديربي في "مجرباته"
(ومن خواص سورة يس -كما قال بعضهم- أن تُقرأ ليلة النصف من شعبان ثلاث مرات:
الأولى بنية طول العمر،
والثانية بنية دفع البلاء،
والثالثة بنية الاستغناء عن الناس)
Artinya:
Al-'Allamah Ad-Dairaby berkata dalam kitab Mujribat: Di antara keistimewaan Surat Yasin, sebagaimana dikatakan oleh sebagian ulama, adalah dibaca pada malam Nisfu Sya'ban sebanyak tiga kali. Bacaan pertama dengan niat memohon panjang umur, bacaan kedua dengan niat menolak bala, dan bacaan ketiga dengan niat agar tidak bergantung kepada manusia.
4. Zikir Nabi Yunus untuk Perlindungan dari Bala
Pada malam Nisfu Syakban juga dianjurkan memperbanyak zikir Nabi Yunus AS:
لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Syekh Abdul Hamid Qudus dalam Kanzun Najah was Surur menyebutkan siapa yang membaca zikir ini 2.375 kali di malam Nisfu Syakban akan mendapatkan perlindungan dari bala hingga satu tahun ke depan dengan izin Allah SWT.
5. Memperbanyak Doa dan Selawat Nabi
Bulan Syakban juga dikenal sebagai bulan selawat, karena pada bulan inilah turun ayat perintah bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Adapun selawat yang dibacakan yaitu:
Arab:
لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Latin:
Lā ilāha illā anta, subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn.
Artinya:
Tidak ada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau, sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim. (QS. Al-Anbiya: 87)
Malam Nisfu Syakban adalah malam penting untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dari berbagai amalan yang dianjurkan para ulama, salat tasbih menempati posisi paling utama, disusul salat sunah mutlak, membaca Yasin, zikir, doa, sealawat, serta puasa di siang harinya.
Mari kita perkuat niat untuk memohon ampun kepada Allah SWT di malam Nisfu Syakban yang penuh rahmat.
Wallahualam bissawab
Simak Video "Video: Alasan Spanyol Tolak Wilayahnya Dipakai Militer AS untuk Serang Iran"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/aau)
