Laga sepakbola yang mempertemukan tim beranggotakan TNI dan Brimob di Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) berakhir bentrok. Kericuhan ini pun membuat heboh karena videonya tersebar di media sosial.
Peristiwa terjadi di Lapangan Lakarada, Kelurahan Lakambau, Kecamatan Masiri, Buton Selatan, Minggu (4/1) sore. Pertandingan itu mempertemukan Lamaindo FC yang diisi oleh anggota TNI vs Labeta FC diisi oleh anggota Brimob.
Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha menegaskan peristiwa terjadi hanya akibat salah paham. Masalah tersebut sudah diselesaikan secara damai.
"Sudah diselesaikan (damai), situasi sudah kondusif. Hanya ada kesalahpahaman saja," kata Ali, dikutip detikSulsel, Minggu (4/1/2025).
"Tadi kami sudah ketemu dengan Dandim, ada Sekda Buton, kedua Komandan Batalyon baik Yonif TP dan Brimob, kita sampaikan untuk menyampaikan ke pasukan bahwa kesalahpahaman ini tidak berlanjut lagi, dan sudah selesai," ungkap dia.
Ali mengatakan pertandingan tersebut diinisiasi oleh Bupati Buton Selatan untuk mencari bibit pemain sepakbola. Bupati juga akan kembali mempertemukan kedua belah pihak.
"Bupati juga akan kembali mempertemukan kedua belah pihak, karena bupati yang menginisiasi giat ini. Akan dipertemukan lagi di Lapangan Lakarada," ungkapnya.
(bai/bai)