Tercatat ada 18 kasus super flu atau influenza varian H3N2 subclade K di Kalimantan Selatan (Kalsel). Angka ini membuat Kalsel menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kasus signifikan di Indonesia. Meski demikian, Dinas Kesehatan Kalsel memastikan situasi di Kalsel masih terkendali.
Kepala Dinas Kesehatan Kalsel dr Diauddin meminta masyarakat untuk tetap waspada tetapi tidak perlu terlalu khawatir. Sebab, ia memastikan Dinkes Kalsel selalu dalam kondisi siaga dan sejauh ini terkendali meski super flu mulai marak.
"Perlu diketahui saat ini sistem kesehatan di Kalsel dalam kondisi siaga dan terkendali," kata Diauddin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Diauddin, super flu ini merupakan kasus flu musiman pada umumnya. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan dan survei dari para penderita super flu. Hasilnya, sebagian besar kasus masih dapat ditangani dengan prosedur standar. Ia pun menerangkan bahwa hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyebut super flu lebih berbahaya daripada flu biasa.
"Ini berdasarkan hasil surveilans rutin penyakit pernapasan yang dilakukan pemerintah. Sebagian besar kasus menunjukkan gejala ringan hingga sedang dan dapat sembuh dengan penanganan standar," ujarnya.
Meski begitu, masyarakat diminta juga tetap waspada dan tidak menganggap remeh risiko tertular super flu, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit penyerta. Ia mengimbau masyarakat yang mengalami gejala flu memberat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat.
Diauddin juga mengingatkan masyarakat agar tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menggunakan masker ketika bepergian atau berada di tempat umu, dan mencuci tangan setelah beraktivitas atau memegang sesuatu.
Sebelumnya diberitakan detikHealth, Kementerian Kesehatan RI merilis data hingga akhir Desember 2025 yang menunjukkan jumlah kasus super flu. Terbanyak di Jawa Timur yakni 23 kasus, disusul Kalimantan Selatan 18 kasus, dan Jawa Barat 10 kasus. Secara nasional, total sudah ada 62 kasus.
(des/des)
