Ayah, Ibu dan Anak Diwisuda Barengan: Momen Paling Amazing

Ayah, Ibu dan Anak Diwisuda Barengan: Momen Paling Amazing

Nikita Rosa - detikKalimantan
Kamis, 25 Des 2025 22:31 WIB
Anak, Ibu, dan Bapak Wisuda Berbarengan dari Fakultas Hukum UB
Anak, ibu dan bapak wisuda berbarengan dari Fakultas Hukum UB/Foto: Laman Resmi UB
Balikpapan -

Sabtu (20/12), Wisuda Periode IX Tahun 2025 Universitas Brawijaya (UB) menyuguhkan pemandangan yang unik. Ada mahasiswi yang wisuda berbarengan dengan ibu dan ayahnya.

Dikutip detikEdu, kisah itu datang dari keluarga Dr Elisatin Ernawati, SH,MKn. Ia mengikuti prosesi wisuda bersama suaminya, Dr Ahmad Syaifudin, SH, MH dan putri tercinta, Salma Sari Dewi, SH. Artinya, mereka sama-sama hadir sebagai wisudawan.

Bagi Elisatin, wisuda tersebut sebagai puncak dari proses panjang dan penuh perjuangan. Ia mengenang perjuangan ketiganya yang harus membagi waktu, tenaga, dan sumber daya untuk menyelesaikan studi masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika kami bertiga akhirnya dapat menyelesaikan kuliah dan wisuda bersama, itu adalah momen paling amazing, sebuah anugerah yang tidak ternilai dari Allah SWT," ungkap Elisatin dalam laman UB, dikutip Rabu (24/12/2025).

Rasa bahagia, haru, dan syukur bercampur aduk di hati Elisatin. Ia mengatakan pada momen yang biasanya dihadiri oleh orang tua sebagai pendamping, keluarganya justru menjadi support system satu sama lain.

"Orang tua suami telah almarhum dan orang tua saya sedang sakit, sehingga kami benar-benar menjadi support system bagi masing-masing. Momen ini kami abadikan dengan penuh rasa syukur," tuturnya.

Elisatin menegaskan peran keluarga memiliki kontribusi yang sangat penting dalam keberhasilan mahasiswa. Menurutnya, di tengah kesibukan orang tua, komunikasi yang baik tetap harus dijaga agar mahasiswa dapat menjalani perkuliahan dengan optimal.

Ia juga mengapresiasi dosen di Fakultas Hukum UB yang telah berperan penting dalam membentuk karakter dan kompetensi lulusan. Ia berharap kegiatan-kegiatan yang dapat mengasah keterampilan praktis mahasiswa di bidang hukum terus ditingkatkan.

"FH UB memiliki para ahli hukum yang mumpuni. Ke depan, penguatan kegiatan yang membentuk dan mengasah skill hukum mahasiswa perlu terus ditingkatkan," ujarnya.

Elisatin berpesan kepada orang tua mahasiswa agar semakin peduli dan terlibat dalam perjalanan akademik anak-anak mereka. "Mari menjadi orang tua yang lebih aware terhadap anak-anak kita selama menjalani masa kuliah, karena masa tersebut sangat menentukan pencapaian akademik dan keterampilan mereka untuk menggapai kesuksesan di masa depan," tutupnya.




(sun/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads