Banjarmasin 2 Hari Diguyur Hujan, Sebagian Ruas Jalan Terendam

Banjarmasin 2 Hari Diguyur Hujan, Sebagian Ruas Jalan Terendam

Khairun Nisa - detikKalimantan
Selasa, 23 Des 2025 09:45 WIB
Genangan air hujan di Jalan Hasan Basry Banjarmasin. Foto: Khairun Nisa/detikKalimantan
Genangan air hujan di Jalan Hasan Basry Banjarmasin. Foto: Khairun Nisa/detikKalimantan
Banjarmasin -

Selama dua hari berturut, sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) diguyur hujan. Hal ini sesuai dengan perkiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bahwa pada 22-23 Desember 2025 Kalsel akan dilanda hujan sedang ke lebat.

Hari ini, Selasa (23/12/2025), hujan masih melanda Banjarmasin sejak dini hari. Di waktu masyarakat hendak berangkat kantor atau sekolah, sekitar jam 04.30-09.00 Wita, hujan masih turun.

Hujan intensitas sedang mengakibatkan sebagian ruas jalan di Banjarmasin terendam banjir. Pantauan detikKalimantan, kerap kali ditemukan sekitar 2-3 pengendara terpaksa menuntun kendaraannya yang mogok di ruas-ruas jalan terendam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun ruas jalan yang terendam yakni ada di Jalan Hasan Basry, Prona, Pemurus Dalam, Cendana dan Sungai Lulut. Kawasan ini memang dikenal sebagai kawasan 'langganan' banjir usai hujan lebat.

"Memang kawasan itu langganan banjir, jadi kita melakukan patroli rutin untuk beberapa daerah itu," kata Komandan Regu II BPBD Banjarmasin Andy Putera pada detikKalimantan, Selasa (23/12/2025).

Kawasan yang menjadi langganan banjir itu juga disebut Andy punya kontus jalan lebih rendah dibanding kawasan lainnya. Sehingga, potensi untuk terendam jauh lebih besar dibanding kawasan lain. Saat ini pihaknya ikut memantau wilayah-wilayah yang tergenang di Banjarmasin.

Di tengah jalanan yang tergenang, banyak pengendara sepeda motor yang tetap nekat menerobos banjir. Sebagian pengendara juga memelankan laju sepeda motornya agar genangan air tak mengenai pengendara lain.

Sebagian besar motor berhasil melalui jalanan tergenang. Seperti salah satunya, Fauzi, warga yang hendak pergi ngantor tapi ogah terlambat gegara terjebak genangan air.

"Ini terpaksa mau ke kantor jadi harus nerobos hujan dan banjir," ujar Fauzi.



(aau/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads