Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) selama 2 jam pada Selasa (16/9). Sebanyak 13 titik terendam dengan ketinggian bervariasi, antara 10-30 cm.
"Dari data yang kami terima ada 13 titik akibat hujan deras yang terjadi selama 2 jam," kata Kepala BPBD Samarinda Suwarso kepada detikKalimantan, Selasa (16/9/2025).
Lokasi yang terendam banjir yakni Jalan Pramuka, Simpang Gunung Kapur, Simpang 3 Kebun Agung, Simpang 4 Jalan Kadrie Oening, Fly Over sisi Jalan Juanda, Fly Over sisi Jalan Abdul Wahab Syahranie, Jalan Damanhuri, Simpang Gerilya-Solong, Simpang Lembuswana, Jalan Merdeka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian jalan KH Abdurrasyid, Jalan P Suryanata (sebelum Gunung Sampah), dan Jalan Gatot Subroto," tambahnya.
Suwarso menambahkan, meski Samarinda dilanda hujan deras, tidak terdapat risiko tanah longsor. Fasilitas umum juga terpantau aman dari banjir.
"Untuk data tanah longsor dan banjir di fasilitas umum sampai saat ini masih nihil," jelas Suwarso.
Sementara itu, Ketua Info Taruna Samarinda (ITS), Jokis, menyebut titik banjir paling tinggi berada di Fly Over Juanda, Simpang Mall Lembuswana, Jl Pramuka, dan Jl Damanhuri.
"Paling tinggi di Fly Over, ketinggiannya selutut orang dewasa (30 cm). Hingga sore ini ketinggian banjir masih bertahan," ujarnya.
Jokis menambahkan bahwa empat titik tersebut memang langganan banjir di Samarinda. Ia pun mengimbau masyarakat, terutama pengendara, untuk menghindari jalur tersebut.
"Ya, empat titik ini sering banjir. Jadi masyarakat bisa memilih jalur alternatif," pungkasnya.
(des/des)
