Driver Ojol Tarakan Gelar Aksi Damai untuk Affan, Tabur Bunga-Salat Gaib

Driver Ojol Tarakan Gelar Aksi Damai untuk Affan, Tabur Bunga-Salat Gaib

Oktavian Balang - detikKalimantan
Sabtu, 30 Agu 2025 16:33 WIB
Driver Ojol di Tarakan Gelar Aksi Damai
Doa bersama dipimpin Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tarakan, KH Dalila/Foto: Oktavian Balang/detikKalimantan
Tarakan -

Ratusan driver ojol di Tarakan, Kalimantan Utara, menggelar aksi damai sebagai bentuk solidaritas dan bela sungkawa atas meninggalnya rekan mereka, Affan Kurniawan, yang tewas akibat insiden di Jakarta pada Kamis (28/8/2025).

Aksi yang berlangsung tertib itu diisi dengan tabur bunga, doa bersama, dan salat gaib di Islamic Center Tarakan. Berdasarkan pantauan detikKalimantan di lokasi, aksi dimulai dengan berkumpulnya sekitar 250 driver ojol dari berbagai aplikasi seperti Grab, Gojek, Shopee, dan Maxim di Stadion Datu Adil, Kota Tarakan, Sabtu (30/8/2025).

Massa kemudian menggelar konvoi tertib menuju Polres Tarakan dengan pengawalan ketat dari petugas kepolisian. Setibanya di halaman Polres Tarakan, driver ojol disambut hangat personel kepolisian. Mereka bersalaman dan memasuki area dengan tertib. Suasana haru menyelimuti acara ketika para driver menaburkan bunga di atas poster bergambar Affan Kurniawan, diiringi lagu 'Gugur Bunga'.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Doa bersama dipimpin Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tarakan, KH Dalila, dengan melibatkan perwakilan driver ojol, Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik, serta unsur TNI AD dan AL. Mereka duduk bersila di halaman Polres, melantunkan doa untuk almarhum.

Usai doa bersama, massa melanjutkan perjalanan menuju Islamic Center Tarakan untuk melaksanakan salat gaib sebagai penghormatan terakhir. Aksi ini berlangsung damai tanpa insiden, mencerminkan solidaritas kuat antar-driver ojol.

Ketua DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Kaltara sekaligus koordinator lapangan aksi damai, Adrianinur, menyatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata solidaritas driver ojol, baik roda dua maupun roda empat, dari semua aplikasi.

"Kami merasa turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara kami akibat insiden di Jakarta. Kami paham, rekan kami memperjuangkan haknya sebagai masyarakat biasa dalam aksi demo tersebut," ujarnya.

Adrianinur menegaskan aksi ini juga bertujuan menyerukan keadilan atas kelalaian pelaku yang diduga tidak mematuhi standar operasional prosedur (SOP), sehingga menyebabkan kematian Affan.

"Semoga keadilan tetap dijalankan, dan kejadian ini tidak terulang lagi. Kami berharap tidak ada lagi korban seperti Affan Kurniawan," katanya.

Ia juga meluruskan informasi hoaks yang beredar di media sosial terkait rencana demo lain di Tarakan. "Kami tegaskan, aksi ojol hari ini adalah aksi damai untuk menyampaikan bela sungkawa. Tidak ada bakar ban atau kegiatan yang mengganggu ketertiban. Setelah ini, teman-teman ojol akan kembali beraktivitas seperti biasa," tegas Adrianinur.

Ia menyebut layanan ojol hanya terhenti selama empat jam untuk menghormati almarhum.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik menyampaikan bela sungkawa atas kepergian salah satu driver ojol di Jakarta. Erwin menegaskan Polres Tarakan mendukung penuh aksi damai ini dan turut memfasilitasi keamanan.

"Kami menyambut rekan-rekan ojol dengan humanis. Hari ini, mereka melaksanakan aksi solidaritas dengan tabur bunga dan doa bersama yang sangat emosional," ujarnya.

"Kami mengundang Ketua FKUB untuk memimpin doa bersama, dan setelah ini, rekan-rekan ojol akan melanjutkan salat gaib di Islamic Center," tambahnya.

Driver Ojol di Tarakan Gelar Aksi DamaiDriver ojol di Tarakan gelar aksi damai/Foto: Oktavian Balang/detikKalimantan

Terkait keamanan, Kapolres menegaskan Polres Tarakan terus memantau situasi di kota untuk menjaga ketertiban. Erwin juga memastikan belum ada izin resmi untuk aksi lain di Tarakan.

"Kami mengacu pada UU Nomor 2 Tahun 2022 tentang Kepolisian dan aturan Harkamtibmas. Jika ada aksi penyampaian pendapat, kami akan berkoordinasi dengan penyelenggara untuk memastikan tujuan dan tuntutan tersampaikan dengan damai, bukan mengganggu ketertiban umum," jelasnya.

"Kami tetap siap menjalankan tugas sebagai fasilitator dan pengaman sesuai tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia," tutupnya.




(sun/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads