Idul Fitri adalah hari raya yang penuh kebahagiaan bagi umat Islam setelah melewati bulan Ramadan yang penuh berkah. Hari ini menjadi simbol kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh, sekaligus momen untuk saling berbagi dan mempererat tali silaturahmi antar sesama.
Selain melaksanakan takbir yang menggema dari malam sampai pagi hari, sholat Idul Fitri menjadi salah satu amalan penting yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Sholat Idul Fitri ini memiliki tata cara khusus yang perlu dipahami, agar pelaksanaannya dapat sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW.
Niat Sholat Idul Fitri
Sholat Idul Fitri memiliki niat khusus yang dibaca sebelum takbiratul ihram. Menukil Buku Panduan Sholat Lengkap oleh Saiful Hadi El Sutha, berikut ini adalah niat sholat Idul Fitri:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ØŖŲØĩŲŲŲŲŲ ØŗŲŲŲØŠŲ ŲŲØšŲŲØ¯Ų اŲŲŲŲØˇŲØąŲ ØąŲŲŲØšŲØĒŲŲŲŲŲ ØĨŲŲ ŲØ§Ų ŲØ§ / Ų ŲØŖŲŲ ŲŲŲŲ ŲØ§ ŲŲŲŲŲŲŲ ØĒŲØšŲاŲŲŲ.
Bacaan latin: Ushallii sunnatan li 'lidil Fithri rak'ataini imaaman/makmuuman lillaahi Ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat mengerjakan sholat sunnah Idul Fitri sebanyak dua rakaat, sebagai imam/makmum, karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Sholat Idul Fitri
Selain niat, tentunya juga kita wajib untuk memahami tata cara sholat Idul Fitri. Dikutip dari buku Panduan Sholat Rosulullah oleh Imam Abu Wafa, berikut ini adalah penjelasan tata cara sholat Idul Fitri.
1. Membaca niat sholat Idul Fitri
2. Takbiratul ihram dan membaca doa iftitah
3. Membaca takbir sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama:
اŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ¨ŲØąŲ
Bacaan latin: Allahu akbar
Artinya: Allah Maha Besar
Lalu, di sela-sela bacaan takbir tersebut dianjurkan membaca zikir berikut:
ØŗŲØ¨ŲØŲاŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ§ ØĨŲŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ اŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØ¨ŲØąŲ ŲŲŲŲØ§ ØŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲØŠŲ ØĨŲŲŲØ§ Ø¨ŲØ§ŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲظŲŲŲ Ų
Bacaan latin: Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil 'aliyyil 'azhiimi
Artinya: "Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada sesembahan yang benar untuk disembah selain Allah. Ya Allah, ampunilah aku dan rahmatilah aku. Dan tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung,"
4. Membaca surah Al Fatihah, lalu dianjurkan membaca surah pendek yakni, surah al A'la
5. Rukuk dengan thuma'ninah
6. I'tidal dengan thuma'ninah
7. Sujud dengan thuma'ninah
8. Duduk di antara dua sujud dengan thuma'ninah.
9. Sujud kedua dengan thuma'ninah.
10. Setelah rakaat pertama, duduk sejenak (selama bacaan subhÄnallÄh) sebelum bangkit untuk melanjutkan rakaat kedua.
11. Takbir intiqal (takbir yang mengiringi peralihan dari posisi duduk ke posisi berdiri).
12. Melanjutkan rakaat kedua dengan membaca takbir tambahan sebanyak lima kali dan membaca zikir yang sama pada sela-sela takbir seperti pada rakaat pertama.
13. Membaca surah Al-Fatihah, kemudian disunnahkan membaca surah pendek, yaitu surah Al-Ghasyiyah.
14. Rukuk dengan thuma'ninah.
15. I'tidal dengan thuma'ninah.
16. Sujud dengan thuma'ninah.
17. Duduk di antara dua sujud dengan thuma'ninah.
18. Sujud kedua dengan thuma'ninah.
19. Duduk tasyahhud akhir (dengan posisi tawarruk).
20. Mengucapkan salam.
Doa setelah Sholat Idul Fitri
Menurut buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki dan Kesuksesan yang disusun oleh Deni Lesmana, S.Pd, sebenarnya tidak ada doa khusus yang disarankan untuk dibaca dalam sholat Id atau pada hari Id.
Namun, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak takbir, tasbih, tahlil, dan tahmid pada malam kedua hari raya dan paginya hingga khutbah Idul Fitri selesai. Sebelum mendengarkan khutbah, disarankan untuk membaca lafadz takbir, tasbih, tahlil, dan tahmid.
اŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ¨ŲØąŲ ŲŲØ¨ŲŲŲØąŲا ŲŲØ§ŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØĢŲŲŲØąŲا ŲŲØŗŲØ¨ŲØŲØ§ŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ Ø¨ŲŲŲØąŲØŠŲ ŲŲØ§ŲØĩŲŲŲŲØ§Ų Ų ŲØĸ اŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØ§ŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲØ§ŲŲŲØšŲØ¨ŲØ¯Ų اŲŲØ§ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ŲŲ Ų ŲØŽŲŲŲØĩŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲØ¯ŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲØąŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ŲŲØąŲŲŲŲŲ ŲØĸاŲŲ Ø§ŲŲØ§ŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŲØ¯ŲŲŲ ØĩŲØ¯ŲŲŲ ŲŲØšŲŲØ¯ŲŲŲ ŲŲŲŲØĩŲØąŲØšŲØ¨ŲدŲŲŲ ŲŲØ§ŲØšŲØ˛ŲŲ ØŦŲŲŲØ¯ŲŲŲ ŲŲŲŲØ˛ŲŲ Ų Ø§ŲŲØŖŲØŲØ˛ŲØ§Ø¨Ų ŲŲØŲØ¯ŲŲŲ ŲØĸ اŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØ§ŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ . اŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ¨ŲØąŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ¨ŲØąŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų
Bacaan latin: Allahu akbar kabiiran walhamdulillaahi katsiiraan, wa subhaanallaahi bukrataw-wa ashillaan. Laa-ilaaha illallaahu walla na'budu alla iyyaahu mukhlishiina lahuddina walawkarihal-kaafiruuna laa ilaaha illal-llahu wahdahu, shadaqa wa'dahu, wanashara abdahu, wa a'azza jundahu, wahazamal-ahzaaba wahdahu. Laa-ilaaha illallahu. Akbar allahu akbar walillahil hamdu.
Artinya: "Allah maha besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya. Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore. Tiada Tuhan selain Allah dengan keesaan-Nya. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan keesaan-Nya. Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafiq, dan musyrik membencinya. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah."
(mud/mud)
