Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel, melakukan evaluasi terhadap penampilan anak asuhnya. Dia kembali mengingatkan bahwa laga pramusim menjadi kesempatan bagi pemain untuk mendapatkan menit bermain sekaligus menerapkan skema permainan yang telah disiapkan.
Hal itu diungkapkan Van Gastel usai PSIM Jogja menjalani laga uji coba menghadapi Garudayaksa FC di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Selasa (25/8/2026).
"Pada dasarnya, setiap laga persahabatan bertujuan agar para pemain dapat tampil selama 90 menit, mengasah stamina fisik, dan mencoba menerapkan skema permainan yang kami inginkan," ujarnya dikutip detikJogja dari laman resmi PSIM Jogja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Van Gastel mengatakan strategi yang digunakan PSIM dalam laga tersebut tidak berbeda dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya.
"Tidak ada, strateginya tetap sama. Strateginya sama saja. Hanya saja, seperti yang sudah saya sampaikan, tujuan laga persahabatan selalu serupa," ungkapnya.
Meski menilai hasil pertandingan cukup baik, Van Gastel justru menyoroti persaingan di dalam skuad PSIM. Menurutnya, beberapa pemain mulai melupakan bahwa mereka tengah bersaing untuk mendapatkan tempat di tim utama.
"Namun, hal yang paling penting bagi saya, dan menurut saya beberapa pemain mulai melupakannya, adalah saya harus memilih tim utama," ujarnya.
Van Gastel menilai kompetisi internal untuk memperebutkan posisi di skuad utama belakangan mengalami penurunan. Kondisi tersebut justru membuat pekerjaannya dalam menentukan pemain menjadi lebih mudah.
"Secara keseluruhan, saya merasa beberapa pemain justru memudahkan saya dalam menentukan pilihan tersebut, dan hal itulah yang sedikit mengkhawatirkan saya," ujarnya.
Dia kemudian menjelaskan bahwa setiap pemain seharusnya menunjukkan kemampuan terbaik agar memiliki peluang masuk ke dalam skuad utama. Namun, menurut Van Gastel, masih ada pemain yang belum menunjukkan daya saing tersebut.
"Namun, ada satu hal yang belum saya sebutkan dan tampaknya belum disadari oleh beberapa pemain, saya harus menyusun skuad. Akan tetapi, terkadang saya merasa mereka membuat keputusan saya menjadi sangat mudah. Jadi, ada kekurangan, yaitu kurangnya daya saing di antara sesama pemain," kata dia.
Jelang bergulirnya kompetisi resmi, Van Gastel berharap para pemain PSIM meningkatkan mentalitas dan kedisiplinan. Dia menegaskan masih banyak hal yang harus dibenahi tim.
"Banyak sekali yang perlu diperbaiki," pungkasnya.
