PSIM Jogja Resmi Lepas Andy Setyo

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Rabu, 01 Jul 2026 16:51 WIB
Bek Andy Setyo resmi dilepas PSIM Jogja, Selasa (1/7/2026). (Foto: dok. PSIM Jogja)
Jogja -

PSIM Jogja resmi melepas bek tengah Andy Setyo setelah kontraknya berakhir. Pemain berusia 28 tahun itu meninggalkan Laskar Mataram usai menjalani satu musim yang diwarnai cedera.

Perjalanan Andy bersama PSIM tidak berjalan mulus. Sejak masa pramusim, mantan bek Timnas Indonesia tersebut harus menepi cukup lama karena cedera. Kondisi itu membuatnya kesulitan mendapat menit bermain bersama tim utama.

General Manager PSIM Jogja, Steven Sunny, mengapresiasi dedikasi dan profesionalisme Andy selama membela Laskar Mataram.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih untuk Andy Setyo. Apresiasi tertinggi kita berikan untuk profesionalisme dan kerja keras yang sudah dia tunjukkan selama bersama Laskar Mataram," ujar Steven dalam keterangan resmi yang diterima detikJogja, Rabu (1/7/2026).

Selama menjalani pemulihan, Andy juga sempat memperkuat tim Elite Pro Academy (EPA) PSIM untuk mengembalikan kebugarannya sebelum kembali ke tim utama.

"Kita semua tahu situasi musim ini memang tidak mudah buat Andy. Cedera yang didapat sejak masa pre-season memaksa dia untuk menepi cukup lama dan fokus pada pemulihan. Dia juga sempat bermain untuk EPA dengan tujuan mendapatkan menit bermain sebelum kembali ke tim utama," lanjutnya.

PSIM pun melepas Andy dengan doa terbaik untuk kelanjutan kariernya.

"Kami mendoakan yang terbaik untuk kelanjutan karier Andy di klub barunya nanti. Semoga setelah ini dia bisa kembali ke performa terbaik, selalu fit, dan sukses di tempat baru," pungkas Steven.

Di sisi lain, Andy mengaku bersyukur pernah menjadi bagian dari perjalanan PSIM selama satu musim penuh.

"Saya sangat bersyukur dan bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan PSIM. Tentu ada rasa haru karena harus berpisah, tetapi semua kenangan akan selalu saya simpan," ungkap Andy.

Andy menyebut musim yang dijalaninya bersama PSIM penuh tantangan sekaligus pembelajaran.

"Musim yang penuh tantangan, pembelajaran, dan kebahagiaan. Saya menikmati setiap proses yang kami jalani bersama," tuturnya.

Menurut pemain asal Pati itu, dukungan suporter menjadi salah satu kenangan paling berkesan selama membela PSIM.

"Momen paling berkesan adalah ketika kami bisa meraih hasil terbaik bersama dan merasakan dukungan luar biasa dari suporter di setiap pertandingan," jelasnya.

Meski belum mendapatkan banyak menit bermain musim ini, Andy berharap bisa segera kembali ke performa terbaiknya bersama klub barunya.

"Semoga saya bisa terus berkembang, memberikan performa terbaik, dan meraih lebih banyak prestasi di masa depan," harapnya.



Simak Video "Begini Euforia di Jogja Financial Festival & Run D-City 2026"

(aku/dil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork